Halloween Costume ideas 2015
Articles by "#Pilkada Serentak"

AMNews - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap oknum pimpinan dayah berinisial AI (45) dan oknum guru ngaji MY (26) pelaku pelecehan seksual terhadap 15 orang santri di salah satu dayah ternama di Kota Lhokseumawe.

Dari 15 korban yang menjadi korban pelecehan seksual kedua pelaku hanya lima korban yang melaporkannya ke pihak Kepolisian yakni R(13), L (14), D(15), T (13), A (13). Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan, 29 Juni 2019 lalu pihaknya menerima laporan dari salah satu keluarga korban, kemudian petugas mendatangi rumah korban langsung memintai keterangan dari orang tua dan korban sendiri.

“Jadi kasus ini sengaja kita gelar supaya masyarakat tau dan pemerntah juga mengetahui atas kejadian yang menimpa santri-santri ini, sehingga setelah kita tangkap dua pelaku ini bisa menjadi pembelajaran untuk orang lain,” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim Indra T Herlambang dan Kanit PPA Ipda Lilisma Suryani saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (11/7).

Sambungnya, aksi tersebut dilakukan oleh oknum pimpinan dayah dan oknum guru ngaji itu secara bergiliran, adapun modus yang dilakukan pelaku yakni dengan doktrin ilmu agama, karena korban yang tidak kuat menahan tindakan dari pelaku kemudian melaporkannya ke orangtuanya.

“Setelah menerima pengaduan dari anaknya, orangtua korban yang tidak bisa menerima hal itu kemudian melaporkannya ke pihak Kepolisian. Dan setelah kita mintai keterangan dari pelaku diketahui kurang lebih 15 orang yang sudah menjadi korban perbuatan bejat itu,” ungkapnya.

Pelecehan seksual yang dilakukan AI terhadap R sebanyak lima kali, L tujuh kali, D sebanyak tiga kali, T sebanyak lima kali dan A sebanyak dua kali.

“Saat ini kedua pelaku sudah kita amankan untuk proses penyelidikan,” pungkasnya.

Sumber: ajnn.net

Alm Teungku Abdullah Syafii
AMP - Keluarga Teungku Abdullah Syafii memrotes penempatan foto mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka itu pada atribut partai demi kelancaran kampanye kandidat kepala daerah, seperti terlihat di atribut beberapa partai belakangan ini.

Teugku Beulawan, sepupu Teungku Abdullah Syafii menyatakan, seandainya Abdullah Syafii masih hidup, ia tak ingin gambarnya ditempel di atribut partai. Bahkan tak mau menjadi ketua partai.

“Bila masih hidup (seperti semasa hidupnya), dia selalu condong hatinya kepada yang terbaik, bukan jadi ketua partai. Bila ada dugaan orang demikian, itu sangat mustahil,” sebut Teungku Beulawan kepadaPikiran Merdeka, Jumat (6/4), melalui pesan pendek.

Beulawan paham betul gerak-gerik panglima sayap militer yang akrab disapa Teungku Lah itu. Kata dia, semasa hidup, Abdullah Syafii selalu memberi amanah atau pesan padanya agar berbakti pada masyarakat Aceh dan berperadaban baik.

“Dia merincikan satu-persatu cara berbakti kepada masyarakat Aceh, yaitu rohaniah kepada masyarakat Aceh, kasih sayang kepada masyarakat Aceh, dan bersifat pelihara kepada masyarakat Aceh,” sebutnya.

Dari amanah itu, Beulawan menyimpulkan, Abdullah Syafii panglima GAM yang sangat miskin. “Ini wajar-wajar saja, karena dia lahir dari keturunan miskin. (Harusnya) ini menjadi teladan bagi pemimpin Aceh ke depan,” sebutnya.

Teungku Abdullah Syafii turut merintis dan mendampingi Hasan Tiro saat pendeklarasian GAM pada 4 Desember 1976. Ia juga panglima komando pusat yang mengkoordinir seluruh sayap militer GAM ketika konflik Aceh mencapai puncak pada akhir 1990-an hingga 2002.

Ia meninggal bersama istrinya dalam kontak tembak dengan TNI di Desa Blang Sukon, Cubo, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, 22 Januari 2002. Dimakamkan di desa yang sama.

Tengku Lah di mata tokoh dipandang sebagai seorang berkepribadian sederhana dan antikekerasan. Ia dilahirkan di Desa Seuneubok Rawa, Kecamatan Peusangan, Bireuen. Pendidikan terakhirnya hanya sampai kelas tiga di Madrasah Aliyah Negeri Peusangan.[pikiranmerdeka.co]

Aceh Bicara, Berkunjungi Sawang dan Nisam Antara, Cek Mad dan Sidom Peng Berdialog dengan Warga
Cek Mad dan Sidom Peng Berdialog dengan Warga
Aceh Utara � Calon bupati dan wakil Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib (Cek Mad) � Fauzi Yusuf (Sidom Peng) mengunjungi Gampong Sawang Kecamatan Samudera dan Gampong Darussalam Kecamatan Nisam Antara, ratusan warga yang menunggu kedatangan calon bupati yang diusung oleh Partai Aceh di dua lokasi tersebut, warga menyambut gembira, kunjungan  silaturrahmi.

Di Gampong Sawang, didepan warga 4 gampong, Cek Mad menyampaikan dan meminta warga untuk tetap setia pada Partai Aceh dan memilih pasangan yang diusung oleh partai lokal terbesar di Aceh itu. Seraya, dirinya juga meminta doa dan dukungan warga untuk dirinya memimpin Aceh Utara pada periode kedua bersama Fauzi Yusuf.

�60 tahun dipimpin oleh orang lain, Partai Aceh baru memimpin 10 tahun, coba saudara bayangkan perubahan signifikan, InsyaAllah kedepan lebih baik dari saat ini jika Partai Aceh memimpin,� ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan dihadapan ratusan warga Nisam Antara yang dipusatkan di gampong Darussalam, Cek Mad memaparkan bahwa ulama sudah bersatu untuk membangun Aceh bersama Partai Aceh. Jika ulama sudah bersatu, kata Cek Mad, kenapa masyarakat harus berpecah memberi dukungan ke pasangan lain. Di lokasi tersebut Cek Mad dan Fauzi Yusuf juga ditepung tawar (peusijuek) oleh beberapa pimpinan dayah.

�Ulama sudah bersama kita untuk sama-sama membangun Aceh bersama Partai Aceh, Ahlussunnah Wal Jamaah harus tegak di Aceh,� ungkap Cek Mad, yang aminkan warga. 

Sumber: mediaaceh

Ijal Motomera dan Ayu Kartika di Album Perjuangan
Ayu Kartika dan Ijal Motomera

ACEH - Siapa yang tak kenal dengan Ayu Kartika dan Ijal Motomera, dua bintang muda ini memang sangat khas di belantika musik Aceh setelah keduanya sukses memerankan adegan kocak dalam album Suet Baje Jih Bloe 1 sampai 3.

Kini, Ayu Kartika dan Ijal Motomera akan membintangi Album perjuangan "Suet Baje Gob Bloe" sebagai langkah kampanye untuk memenangkan Calon Gubernur Aceh / Wakil Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf dan Ir. H. TA Khalid, MM serta Calon Bupati / Wakil Bupati Aceh Utara H.Muhammad Thaib (Cek Mad) dan Fauzi Yusuf (Sidoem Peng).

Ijal yang merupakan anggota Balee Seumike Aneuk Nanggro (BESAN) sangat komit untuk menyukseskan album yang akan segera di rilis ini.

Di Album Suet Baje Gob Bloe, Ijal juga akan di pasangkan dengan Ayu kartika. Peran yang dimainkan dalam album tersebut juga tak jauh dengan yang telah di lakoni keduanya di Album Suet Baje Jih Bloe, Namun bedanya dalam album ini mengisahkan tentang Politik Aceh.

Ayu Kartika telah memberikan kepastian akan keikutsertaannya dalam album Suet Baje Gob Bloe, Ibu satu anak asal Kota Langsa ini telah siap menghiasi Album terebosan dari Tim Kamoe Sajan Cek Mad. (Ody)

Aceh Bicara,Ijal Motomera Akan Hiasi Album Perjuangan "Suet Baje Gob Bloe"
Ijal Motomera
ACEH UTARA - Siapa yang tidak kenal dengan Ijal Motomera, Sosok pemuda Kelahiran Muara Batu Kabupaten Aceh Utara yang namanya melambung setelah sukses memerankan sosok Play Boy di Album Suet Baje Jih Bloe, kini pemuda kelahiran 05 September 1986 itu berada di Barisan Balee Seumike Aneuk Nanggroe (BESAN), sebuah lembaga untuk memenangkan Calon Gubernur Aceh H. Muzakir manaf - Ir. H. TA Khalid, MM yang di usung Partai Aceh.

Kini, Lawat Duet Ayu Kartika tersebut akan menghiasi album perjuangan "Suet Baje Gob Bloe" yang akan di garap oleh Tim kamoe Sajan Cek Mad (KSC) dan Buloh Teknisi.

Album perjuangan itu di garap sebagai langkah untuk mengkampanyekan Calon Gubernur Aceh H. Muzakir manaf - Ir. H. TA Khalid, MM dan Calon Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf (Sidoem Peng) lewat media VCD dalam bentuk lagu - lagu yang akan mengisahkan perjuangan dan mengajak masyarakat untuk mendukung Calon Kandidat yang di usung oleh Partai Aceh.

Ketua Tim KSC, Musfendi AR mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses pembuatan musik untuk beberapa lagu yang akan di rilis dalam album itu.

"Ada beberapa lagu yang akan kita rilis nantinya, diantaranya Suet Baje Gob Bloe, Angke Mualem, Kamoe Sajan Cek Mad, Cek Mad Jilid 2, Puwoe Bendera, dan beberapa lagu lainnya", kata Musfendi.

Musfedni juga mangatakan bahwa selain untuk mengkampanyekan calon kandidat yang di dukung, pembuatan album tersebut juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya. (Suhelmi/Ody)



Aceh Bicara, Tim Kamoe Sajan Cek Mad Akan Garap Lagu Perjuangan "Suet Baje Gob Bloe"
Tim Kamoe Sajan Cek Mad Akan Garap Lagu Perjuangan "Suet Baje Gob Bloe"
ACEH UTARA - Tim pemenangan Calon Gubernur/Wakil Gubenur Aceh, H Muzakir Manaf - TA Khalid, dan Calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara H Muhamamd Thaib - Fauzi Yusuf, "Kamoe Sajan Cek Mad" akan menggarap lagu pejuangan berjudul "Suet Baje Gob Bloe".

Lagu tersebut di perankan langsung oleh Ijal Motomera atau yang lebih di kenal dengan Jal Suet Baje, pemeran asli lagu "Suet Baje Jih Bloe".

Dalam album tersebut nantinya juga akan di sajikan beberapa lagu, diantaranya Angke Mualem, Cek Mad Jilid II, Peunyata Asoe MoU, Puwoe Bendera dan beberapa lagu lainnya.

Di rencanakan lagu itu akan beredar di Masyarakat pada pertengahan Desember 2016 nanti.
(Ody)
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget