Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Sport"

AMNews - Klub Liga 2 2019, Aceh United, dikabarkan akan pindah homebase ke Bangka Belitung. Setidaknya kabar pindahnya Aceh United dikatakan oleh owner Persiba Balikpapan, Gede Widiade.

Gede Widiade mengatakan Aceh United saat ini dikelola oleh M Rafil Perdana. Perlu diketahui, Rafil Perdana dan Gede Widiade sempat bekerjasama di Persija Jakarta pada dua musim terakhir.

Saat itu, Gede Widiade menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jakarta, sementara Rafil Perdana mengemban tugas COO Macan Kemayoran. Keduanya sepakat untuk mundur dari Persija Jakarta pada awal Februari lalu dan saat ini berkiprah di Liga 2 2019.

"Saya di Persiba Balikpapan sebagai pemegang saham mayoritas, saya tidak di lapangan. Semuanya saya serahkan kepada anak-anak muda. Ada anak saya sebagai Direktur Utama Persiba Balikpapan," kata Gede Widiade.

"Jadi ini sudah waktunya kami transfers teknologi, knowledge, dan manajemen, supaya mereka mengerti mengelola bisnis sepak bola dengan baik."

"Jadi kami tidak mengambil satu klub ya, ada beberapa rekan saya yang juga memegang klub, salah satunya Pak Rafil Perdana yang ambil Aceh United," ucap Gede Widiade.

Gede Widiade melanjutkan ia bersama rekan-rekannya termasuk Rafil Perdana memiliki sebuah grup yang nantinya mengelola klub-klub Liga 2 2019 secara profesional. Menurut Gede Widiade, era sepak bola saat ini adalah bisnis.

"Jadi Pak Rafil Perdana pegang Aceh United dan dipindahkan ke Bangka Belitung. Dia juga akan ambil sebagian saham di Persiba Balikpapan. Dia juga akan mengambil klub lain," kata Gede Widiade. [bolasport.com]

Valentino Rossi naik ke puncak klasemen sementara MotoGP 2017 setelah finis di posisi kedua pada balapan di Sirkuit COTA. Pembalap Jorge Lorenzo pun mengomentari keberhasilan Rossi tersebut.
AMP - Valentino Rossi naik ke puncak klasemen sementara MotoGP 2017 setelah finis di posisi kedua pada balapan di Sirkuit COTA. Pembalap Jorge Lorenzo pun mengomentari keberhasilan Rossi tersebut.

Menurut Lorenzo, keberhasilan Rossi naik ke puncak klasemen sementara pembalap MotoGP merupakan kejutan. Sebab, di usia Rossi yang sudah mencapai 38 tahun, tidak banyak pembalap yang mampu bertahan di puncak klasemen.

"Valentino Rossi di posisi pertama adalah kejutan untuk semua orang. Ini juga membuktikan bahwa MotoGP bisa dimenangkan bagi mereka yang lebih konsisten," kata Lorenzo, dikutip Crash.

"Saya katakan bravo! selamat menikmatinya. Usia 38 tahun itu adalah contoh bagus untuk semua pembalap," lanjut Lorenzo yang musim lalu tampil satu tim dengan Rossi.

Sekadar informasi, Rossi memuncaki klasemen sementara pembalap MotoGP dengan perolehan 56 poin. Sementara Lorenzo sendiri baru mengumpulkan 12 poin bersama Ducati. Pembalap asal Spanyol tersebut masih berjuang di posisi ke-13.(Sindo)

Valentino Rossi ketika senggolan dengan Johann Zarco pada lomba MotoGP Austin 2017. (Foto/autoportal.iol.pt)
AMP - Keberuntungan masih berada di pihak Valentino Rossi pada lomba MotoGP Austin 2017. Pembalap tim Yamaha Factory Racing itu finis kedua dan meraup 20 poin meski sempat terkena penalti dalam sebuah insiden lomba dengan Johann Zarco (Yamaha Tech 3), Senin (24/4) dini hari WIB.

Valentino Rossi bersikeras, bahwa Johann Zarco yang harus disalahkan atas insiden di MotoGP Austin 2017. Ia menuduh sang debutan mencoba menyalip dengan gaya Moto2 saat keduanya saling bertarung.

Seperti diketahui, insiden kedua terjadi ketika Rossi dan Zarco terlibat pertarungan memperebutkan posisi ketiga pada lap 7. Ketika memasuki tikungan 3, Zarco mencoba menyalip Rossi dan membuat mereka sedikit bersenggolan. Pembalap Italia inipun melebar dan terpaksa memotong di tikungan 4, walau setelah itu Rossi dapat kembali mengikuti balapan dan berada di depan Zarco.

Rossi kemudian berhasil menjauh dari kejaran Zarco dan menyalip Pedrosa pada tiga lap terakhir. The Doctor berhasil finis kedua, yang sekaligus mengantarkannya untuk memuncaki klasemen sementara, setelah Maverick Vinales terjatuh.

Namun, menyusul insiden dengan Zarco, di tengah lomba FIM MotoGP Stewards mengumumkan telah menjatuhkan penalti 0,3 detik kepada Rossi – ditambahkan pada waktu di akhir balapan – karena ia dianggap mengambil keuntungan – untuk menjauh dari kejaran Zarco dan makin mendekati Marc Marquez yang sedang berada di posisi kedua di belakang Dani Pedrosa.

oh, penalti itu tak mempengaruhi hasil balapannya. Berbicara kepada BT Sport usai balapan, Rossi kecewa atas penalti tersebut dan mengatakan Zarco telah membuat kesalahan, lalu menuduh pembalap Prancis itu mencoba menyalipnya dengan gaya yang lebih cocok untuk balapan di kelas Moto2.

“Saya ingin berbicara dengan orang-orang di Race Direction, karena saya tidak punya pilihan (selain memotong trek). Entah saya melakukannya seperti ini, atau kami bersenggolan dan terjatuh bersama. Juga, ketika Anda melaju pada kecepatan 180 km/jam dan Anda melihat bayangan hitam di siri kiri, Anda tidak memutuskan – Anda langsung ke depan,” tutur Rossi ketika ditanya tentang penaltinya seperti dilaporkan Motorsport.

“Masalahnya adalah Zarco. Dia selalu sangat cepat, dia mengendarai motor sangat baik dan punya potensi hebat. Tapi ini bukan bukan Moto2. Jika Anda ingin menyalip, Anda harus menyalip dalam cara lain. Bagi saya, dia harus tetap lebih tenang,” imbuh pembalap 38 tahun tersebut.

Ketika pernyataan Rossi disampaikan kepada Zarco, pembalap Yamaha Tech 3 inipun merespons: “Itulah MotoGP, dan itulah mungkin mengapa saya melakukannya, saya tidak bisa (ke depan). Saya mencoba untuk menyalip Valentino karena saya merasa sangat baik saat balapan.”

“Itu perlu dilakukan seperti ini, karena itu adalah kesempatan untuk menyalipnya. Jika saya bertanya-tanya pada diri sendiri, bisakah saya atau tidak, saya mungkin akan terjatuh. Jadi, itu perlu (untuk menyalip), tapi kami kehilangan kontak (setelah insiden) dan lalu dia lebih cepat daripada saya,” kilah Zarco yang akhirnya finis kelima setelah dilewati pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, pada dua lap terakhir. (Sindo)

HANOI  - Penentu lolosnya Indonesia ke final Piala AFF 2016, Manahati Lestusen mempersembahkan gol yang dicetaknya ke gawang Vietnam di Stadion My Dinh Hanoi, Vietnam, Rabu untuk masyarakat Aceh yang baru saja terkena musibah gempa.

"Saya persembahkan hasil ini untuk masyarakat Indonesia terutama masyarakat Aceh yang baru saja terkena musibah. Semoga mereka terhibur," kata Manahati Lestusen dalam keterangan yang diterima media di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis (8/12/2016).
Pemain PS TNI memang menjadi penentu lolosnya Indonesia setelah pinaltinya pada menit 96 itu tidak mampu ditahan oleh penjaga gawang Vietnam. Dengan gol ini, Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan membuat agregat menjadi 4-3 untuk timnas Garuda.

Pemain yang tampil apik selama selama pertandingan berlangsung ini mengaku Vietnam adalah tim yang kuat dan terus memberikan tekanan. Hanya saja, berkat kesabaran semua pemain, akhirnya Indonesia mampu lepas dari tekanan.

Terkait dengan keputusan dirinya menjadi algojo pinalti, mantan pemain CS Vise Belgia mengaku hal tersebut merupakan kesepakatan yang dilakukan sebelum pertandingan. Hanya saja dirinya bukan eksekutor utama jika terjadi pinalti.

"Penendang utama itu kapten (Boaz Solossa). Namun setelah ditarik keluar oleh pelatih, maka saya yang ditunjuk," kata pria yang bisa berperan dibanyak posisi ini.

Dengan lolosnya Indonesia ke final, Manahati mengaku langsung fokus untuk menghadapi pertandingan final. Apalagi, Indonesia bakal menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada 14 Desember. Hanya saja untuk lokasi pertandingan belum ditetapkan antara Stadion Pakansari atau Manahan Solo.

Indoensia saat ini masih menunggu lawan antara Thailand dan Myanmar. Keputusan lawan timnas Garuda baru ditentukan besok, Kamis (8/12/2016). Jika dilihat hasil pertandingan pertama, Thailand lebih berpeluang setelah dipertandingan pertama mengalahkan tuan rumah Myanmar dengan skor 2-0.
(NETRALNEWS.COM)

AMP - Pembalap LCR Honda, Cal Cructhlow berhasil menjadi juara di Sirkuit Philip Island, MotoGP Australia, Minggu (23/10). Ini menjadi kemenangan kedua Crutchlow pada MotoGP musim 2016 ini.

Hasil yang diraih Crutchlow tersebut tak lepas dari kecelakaan yang dialami sang juara dunia, Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda itu sejatinya sudah nyaman berada di posisi terdepan, sebelum terjatuh pada tikungan keempat saat balapan menyisakan 18 lap.

Meski begitu, pembalap yang begitu mencuri perhatian pada balapan tersebut adalah Valentino Rossi. The Doctor berhasil finis kedua, meski memulai balapan dari posisi ke-15.

Mengikuti jejak Rossi, pembalap Suzuki, Maverick Vinales juga tampil brilian. Memulai balapan dari posisi ke-13, pembalap yang akan menjadi rekan Rossi pada musim depan itu melengkapi pembalap yang berdiri podium, setelah finis ketiga.

Selain Marquez, pembalap yang mengalami kesialan pada balapan kali ini adalah Aleix Espargaro. Saat menyisakan lima lap lagi, pembalap Suzuki Ecstar tersebut terjatuh di tikungan keempat, saat sedang bersaing untuk posisi ketiga dengan Vinales dan Andrea Dovizioso.

Sementara itu, pembalap andalan tuan rumah, Jack Miller tak mampu tampil gemilang. Meski start dari posisi kelima, pembalap Marc VDS Honda tersebut harus puas finis di posisi kesepuluh. (JPG)

Motegi - Sempat bermasalah dengan ban pada sesi latihan bebas, pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mencatatkan waktu tercepat saat sesi kualifikasi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, MotoGP Jepang, Sabtu (15/10/2016).

Pembalap asal Italia itu mencatatkan waktu satu menit 43,954 detik. Rossi unggul 0,184 detik dari rider Repsol Honda Team, Marc Marquez yang harus puas di posisi kedua.

Motegi - Sempat bermasalah dengan ban pada sesi latihan bebas, pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mencatatkan waktu tercepat saat sesi kualifikasi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, MotoGP Jepang, Sabtu (15/10/2016).

Pembalap asal Italia itu mencatatkan waktu satu menit 43,954 detik. Rossi unggul 0,184 detik dari rider Repsol Honda Team, Marc Marquez yang harus puas di posisi kedua.

Hasil Kualifikasi

Hasil kualifikasi MotoGP Jepang:
1.    Valentino Rossi    ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    1m 43.954s [Lap 7/8]    305km/h (Top Speed)
2.    Marc Marquez    ESP Repsol Honda Team (RC213V)    1m 44.134s +0.180s    [3/8]    308km/h
3.    Jorge Lorenzo    ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    1m 44.221s +0.267s    [7/7]    303km/h
4.    Andrea Dovizioso    ITA Ducati Team (Desmosedici GP)    1m 44.294s +0.340s    [6/8]    308km/h
5.    Cal Crutchlow    GBR LCR Honda (RC213V)    1m 44.402s +0.448s    [7/7]    306km/h
6.    Aleix Espargaro    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)    1m 44.494s +0.540s    [8/8]    304km/h
7.    Maverick Viñales    ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)    1m 44.539s +0.585s    [8/8]    307km/h
8.    Hector Barbera    ESP Ducati Team (Desmosedici GP)    1m 44.980s +1.026s    [7/7]    310km/h
9.    Pol Espargaro    ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)    1m 45.232s +1.278s    [8/8]    304km/h
10.    Danilo Petrucci    ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15)    1m 45.782s +1.828s    [3/7]    304km/h
11.    Scott Redding    GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15)    1m 45.827s +1.873s    [5/6]    306km/h
12.    Alvaro Bautista    ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    No Time    [0/0]   
13.    Stefan Bradl    GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    1m 45.823s 301km/h   
14.    Jack Miller    AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)    1m 46.347s 301km/h   
15.    Bradley Smith    GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)    1m 46.593s 303km/h   
16.    Katsuyuki Nakasuga    JPN Yamalube Yamaha Factory Racing (YZR-M1)    1m 46.627s 300km/h   
17.    Yonny Hernandez    COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2)    1m 46.705s 302km/h   
18.    Tito Rabat    ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)*    1m 46.753s 301km/h   
19.    Eugene Laverty    IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2)    1m 47.060s 305km/h   
20.    Loris Baz    FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2)    1m 47.501s 296km/h   
21.    Mike Jones    AUS Avintia Racing (Desmosedici GP14.2)    1m 47.631s 302km/h   
22.    Hiroshi Aoyama    JPN Repsol Honda Team (RC213V)    1m 47.788s 307km/h

Dani Pedrosa (Repsol Honda) mendahului Valentino Rossi (Yamaha Movistar) di GP San Marino, Minggu (11/9/2016).
AMP - Kesempurnaan balap ditampilkan oleh pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, dengan menjadi yang tercepat di GP San Marino, di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (11/9/2016). Pedrosa memaksa pebalap tuan rumah, Valentino Rossi harus puas di posisi kedua.

Ini adalah kemenangan perdana Pedrosa di musim ini, setelah sempat terpuruk dengan hanya dua kali naik podium, itu pun posisi ketiga. Bahkan pebalap asal Spanyol itu hanya memulai balapan dari posisi kedelapan.

Jorge Lorenzo sebagai pemegang posisi terdepan saat start, langsung melesat ketika lampu hijau menyala. Diikuti Valentino Rossi dan Maverick Vinales, semua pebalap terdepan ini melakukan start yang cukup mulus. Sedangkan Marc Marquez turun satu tingkat setelah dilewati Andrea Dovizioso.

Duo Yamaha terlihat begitu unggul di awal balapan, Lorenzo masih terus dibuntuti oleh The Doctor. Rossi melewati Lorenzo di lap kedua, keduanya hampir bersenggolan. Marquez mengejar di posisi empat, dan berupaya mengejar Vinales. Tak menunggu lama Marquez bisa melewati Vinales. Tak hanya Marquez, Vinales juga dilewati Dovizioso.

Lima lap pertama peta pertarungan tidak banyak berubah, posisi terdepan ada Rossi, lalu Lorenzo di posisi kedua, menyusul Marquez di posisi tiga, Dovizioso posisi empat, Vinales dan Pedrosa di posisi lima dan enam.

Tak lama kemudian ternyata Pedrosa unjuk gigi! Tak mau terus tenggelam di balik kejayaan Marquez, Pedrosa mampu melewati rekan setimnya tersebut untuk merebut posisi tiga. Sebelumnya, Pedrosa juga sudah mencetak rekor baru lap tercepat di San Marino.

Tak hanya Marquez yang dilewati, Pedrosa pun menempel ketat Lorenzo. Benar saja, Pedrosa langsung menyalip Lorenzo saat ada kesempatan melakukan manuver cantik.

Aleix Espargaro yang sempat berseteru dengan Rossi saat latihan bebas kedua, harus merasakan kerasnya gravel, karena terjatuh saat balapan tersisa 10 lap lagi.

Keputusan Pedrosa menggunakan ban depan soft slick dan ban belakang medium slick memberikan keuntungan tersendiri buat dia. Sementara Rossi yang terus ditekan Pedrosa, akhirnya merelakan posisi terdepan diambil Pedrosa saat balapan tersisa tujuh lap lagi.

Sampai akhir balapan Pedrosa tidak lagi terkejar oleh The Doctor. Pedrosa pun menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finish, disusul Rossi. Posisi ketiga Jorge Lorenzo dan posisi empat Marquez.(Kompas.com)

AMP - Race ke-12 MotoGP musim ini dimenangkan Maverick Vinales yang tercatat sebagai kemenangan pertama Suzuki sejak 2007. Tentunya, hasil tersebut mengubah susunan klasemen sementara pembalap musim ini.

Selain dihiasi kemenangan pertama Suzuki, balapan di Sirkuit Silverstone juga menjadi panggung bagi rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez. Kedua pembalap tersebut berduel sejak lap ke-12 sehingga The Baby Alien keluar lintasan sebanyak dua kali.

Kesalahan kedua Marquez, tepatnya saat berduel dengan Cal Crutchlow berhasil dimanfaatkan Rossi untuk masuk ke posisi ketiga. Di akhir lomba The Doctor pun bisa tersenyum karena berhasil finis di depan Marquez. (Baca juga: Maverick Vinales Raih Kemenangan Pertama Suzuki Sejak 2007)

Dengan hasil tersebut Rossi semakin memangkas jarak dengan Marquez. Keduanya saat ini terpaut 50 poin. Sementara Lorenzo yang finis di posisi kedelapan saat ini berada di peringkat ketiga, terpaut 64 poin.

(Baca juga: Kalau Race Silverstone Hujan, Vinales jadi Pemenang Ke-7 Berbeda MotoGP 2016?)
Race ke-12 MotoGP musim ini dimenangkan Maverick Vinales yang tercatat sebagai kemenangan pertama Suzuki sejak 2007 / Twitter Crash

Berikut Hasil Lengkap GP Inggris 2016
1. Maverick Vinales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 39m 3.559s
2. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 39m 7.039s
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 39m 7.622s
4. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 39m 9.551s
5. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 39m 9.940s
6. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 39m 15.862s
7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 39m 20.231s
8. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 39m 22.991s
9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 39m 29.177s
10. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 39m 35.643s
11. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 39m 39.690s
12. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 39m 42.689s
13. Alex Lowes GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 39m 43.702s
14. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 39m 44.915s
15. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 39m 45.502s
16. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 39m 51.169s
17. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 40m 59.736s

Klasemen Sementara Pembalap MotoGP (hingga race ke-12)

Klasemen Pembalap MotoGP

No. Pembalap Tim Negara Point
1. Marc Marquez Repsol Honda Spanyol 210
2. Valentino Rossi Movistar Yamaha Italia 160
3. Jorge Lorenzo Movistar Yamaha Spanyol 146
4. Maverick Vinales Suzuki Ecstar Spanyol 125
5. Dani Pedrosa Repsol Honda Spanyol 120
6. Andrea Iannone Ducati Italia 96
7. Pol Espargaro Monster Yamaha Tech 3 Spanyol 81
8. Andrea Dovizioso Ducati Italia 79
9. Hector Barera Avintia Spanyol 76
10. Cal Crutclow LCR Honda Inggris 66
11. Eugene Laverty Aspar Irlandia Utara 63
12. Scott Redding OCTO Pramac Yaknich Inggris 54
13. Aleix Espargaro Suzuki Ecstar Spanyol 51
14. Jack Miller Marc VDS Australia 42
15. Bradley Smith Monster Yamaha Tech 3 Inggris 42
16. Stefan Bradl Aprilia Racing Team Jerman 39
17. Danilo Petrucci OCTO Pramac Yaknich Italia 38
18. Alvaro Bautista Aprilia Racing Team Spanyol 35
19. Tito Rabat Marc VDS Spanyol 25
20. Loris Baz Avintia Prancis 24
21. Michele Pirro Ducati Italia 23
22. Yonny Hernandez Aspar Kolombia 8

Jadwal MotoGP

Tanggal Grandprix Sirkuit
Minggu, 11 Sep 2016 - 17:00 WIB GP Italia Misano
Minggu, 25 Sep 2016 - 17:00 WIB GP Spanyol Aragon
Minggu, 16 Oct 2016 - 10:00 WIB GP Jepang Motegi
Minggu, 23 Oct 2016 - 10:00 WIB GP Australia Phillips Island
Minggu, 30 Oct 2016 - 10:00 WIB GP Malaysia Sepang
Minggu, 13 Nov 2016 - 17:00 WIB GP Valencia Valencia

Valentino Rossi sudah 20 tahun berkarier di ajang balap motor Grand Prix. (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
AMP - Kehadiran Valentino Rossi di MotoGP 2016 membuat mantan pebalap Grand Prix asal Spanyol, Alberto Puig, terkesan. Puig mengatakan apa yang dilakukan The Doctor, bertahan di MotoGP hingga kini, tidak masuk logika.

Memulai karier di Grand Prix pada 1996, Rossi masih mampu bersaing di ajang balap motor tersebut 20 tahun kemudian. The Doctor musim ini sedang mengincar gelar juara dunia kesepuluhnya.

Berbicara kepada SpeedWeek, Puig yang memperkuat Honda di kelas 500cc mengaku kagum dengan perjalanan karier Rossi. Puig menganggap apa yang telah dilakukan Rossi tidak akan mungkin diikuti pebalap lainnya.

"Apa yang telah diraih Rossi, tidak bisa digambarkan. Tidak masuk logika. Mungkin itu bisa dilakukannya karena Rossi setiap hari memikirkan bagaimana caranya untuk menang," ujar Puig.

Rossi memulai musim 2016 impresif. Kemenangan di Spanyol dan Katalonia membuat Rossi sempat menjadi kandidat kuat juara dunia. Namun, sebuah kegagalan mesin di GP Italia, kecelakaan di GP Belanda dan GP Austin, serta salah strategi di GP Jerman, membuat Rossi harus tertinggal hingga 59 poin dari Marquez di paruh musim.

Dalam wawancara tersebut Puig juga mengomentari penampilan Marc Marquez. Hingga paruh musim 2016, pebalap Repsol Honda itu mampu unggul 48 atas Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha).

"Marquez mengalami kemajuan pesat, mengerti kalau Anda tidak harus selalu tampil hingga batas maksimal. Dia jauh lebih dewasa di lintasan. Jika kita melihat Marquez musim lalu, maka saya yakin dia akan gagal finis tiga atau empat kali," ucap Puig.

Terkait persaingan gelar juara dunia MotoGP 2016 di paruh kedua musim, Puig yakin Lorenzo masih berpeluang menggeser Marquez di puncak klasemen.

"Tentunya Anda akan mendapatkan situasi naik-turun. Lorenzo harus lebih mengerti dengan sepeda motornya, terutama dia harus mendapatkan perasaan ban depannya. Dalam beberapa situasi, Lorenzo bisa mengalami cedera karena kecelakaan," ucap Puig. (CNN)

Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menunjukkan taringnya di GP Catalunya.

Start dari posisi lima, Rossi sempat di lewati oleh calon teman setimnya Maverick Vinales.

Namun perlahan-lahan pebalap asal Italia tersebut menunjukkan keahliannya dan mulai menyusul hingga posisi tiga.

Membuntuti rekan setimnya Jorge Lorenzo di posisi satu dan Marc Marquez di posisi dua, Rossi tak kekurangan akal.

Saat di lap kelima. Rossi mampu menyusul Marquez dan perlahan melewati Lorenzo.

Akibatnya peforma Lorenzo semakin menurun hingga harus disalip olah Marquez dan Dani Pedrosa ke posisi empat.




Rossi bisa saja membalaskan dendamnya di kandang Lorenzo.

Pasalnya, saat di GP Mugello, Italia, Rossi harus pasrah melihat Lorenzo di kandangnya.

Hal tersebut terjadi karena masalah mesin yang dialami Rossi.

Akibatnya pebalap 37 tahun tersebut tidak bisa menyelesaikan balapan di Sirkuit Mugello.

Situasi Saat Motor Rossi 'Ngebul' di Mugello

Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo yang memulai balapan dari posisi kelima sukses melaju ke posisi pertama di Sirkuit Mugello dalam MotoGP Italia, Minggu (22/05/2016).

Lorenzo juga sempat terlibat overtake seru dengan Valentino Rossi dalam beberapa lap.




Namun sayangnya Rossi tidak bisa melanjutkan duel tersebut.

Pasalnya motor yang dikendarai Rossi mengalami masalah teknis.

Terlihat Rossi mulai melambat dan tidak lama kemudian asap tebal keluar dari motornya.

Insiden tersebut lantas membuat beberapa pendukung Rossi kecewa lantaran pebalap idolanya tidak bisa melanjutkan balapan hingga akhir.

Berikut beberapa komentar netizen yang ramai di media sosial soal insiden buruk yang dialami Rossi.

"Rossi lagi nge fogging," - @ceganrpw

Baca selanjutnya

Amp - Dengan gaji selangit, nampaknya tak sulit bagi bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, untuk membeli barang-barang mewah. Ini termasuk membeli mobil super mahal.

Adalah mobil Bugatti Veyron yang baru saja dipamerkan pemain asal Portugal ini di media sosial instagram miliknya. "Binatang sudah tiba," tulis Ronaldo, seperti dilansir Foxsports.

Bugatti Veyron merupakan salah satu mobil tercepat di dunia. Tak sembarangan, mobil ini memiliki tenaga 1200 Horse Power (HP) dengan 16 silinder mesin.

Hebatnya, dengan mesin kapasitas super tersebut, mobil ini hanya memerlukan waktu 2,4 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam.

Mengenai harga mobil, Ronaldo mungkin tak pusing. Kabarnya, harga banderol untuk mobil tersebut adalah 1,26 juta USD atau setara dengan Rp17 miliar.

Ronaldo yang baru saja membawa Portugal menjadi juara Piala Eropa 2016 memiliki pendapatan yang luar biasa. Dia menerima gaji 53 juta USD (Rp694 miliar) setiap tahunnya, disamping itu dia juga mendapat penghasilan lain melalui erdorsement yang mencapai 29 juta USD (Rp380 miliar).

viva

AMP - Laga final EURO 2016 telah usai digelar di Stade de France, Senin (11/7/2016) dan Portugal keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Prancis di waktu tambahan.

Beberapa jam sebelum laga final itu digelar, banyak netizen asal Aceh yang mendukung Portugal sebagai kampiun. Alasannya pun bukan karena kualitas–Portugal bisa tiba ke laga final berkat keajaiban– permainannya.

Dukungan itu muncul karena tsunami Aceh 2004. Waktu itu seorang bocah Gampong Tibang, Martunis, Banda Aceh yang selamat dari musibah tsunami dan secara kebetulan memakai jersey Portugal. Jersey itu kemudian mengundang perhatian Ronaldo, sang mega bintang asal negeri mantan penakluk Lamno itu.

Kisah perhatian Ronaldo pun berlanjut. Hingga kini, Martuni yang jago sepakbola itu, masih di bawah asuhan sang bintang dan bermain di Sporting Lisbon.

“Ini bukan soal kualitas semata. Tapi juga tentang Martunis, tsunami dan Ronaldo,” tulis seorang netizen.

Selain cerita tentang Martunis, Ronaldo juga menjadi nilai tambah, karena dianggap “islami” bersebab menolak memasang tatto dan rutin donor darah serta peduli terhadap Palestina. [Sumber: acehtrend.co]

Paris - Cristiano Ronaldo memang tak bisa berkontribusi banyak di lapangan saat Portugal berlaga di final. Tapi dia punya peran besar dalam mendongkrak semangat timnya.

Penampilan Ronaldo di final Piala Eropa hanya sampai menit ke-25. Dalam pertandingan antara Portugal dan Prancis di Stade de France, Senin (11/7/2016) dinihari WIB tadi, Ronaldo harus ditarik keluar karena mengalami cedera di lutut kiri.

Ronaldo mengalami cedera usai diterjang Dimitri Payet di menit ketujuh. Sempat mendapat perawatan dari tim medis dan memaksakan tampil, pemain berusia 31 tahun itu akhirnya tak mampu melanjutkan pertandingan.

Portugal pun harus menyelesaikan laga tanpa Ronaldo. Pada akhirnya, Portugal tampil sebagai juara usai menang 1-0 atas Prancis berkat gol tunggal Eder di masa perpanjangan waktu.

Bek Portugal, Cedric Soares, mengungkapkan bahwa Ronaldo tak lantas terlalu muram usai harus mengakhiri laga lebih dini. Ronaldo justru disebutnya membantu memompa semangat rekan-rekannya.

"Tidak, dia fantastis. Sikapnya luar biasa. Dia selalu banyak membantu teman-teman setim kami, dia selalu punya banyak kata-kata motivasional dan seluruh tim jelas bereaksi, jadi itu sangat bagus," ujar Soares seperti dikutip dari ESPN FC.

Menurut Soares, Ronaldo membakar motivasi timnya lewat pidato singkat saat turun minum.

"Itu (saat Ronaldo ditarik keluar) adalah momen yang sangat sulit. Saya ingat, bagi saya dan tim, saya pikir semua orang sedikit terkejut," lanjut Soares.

"Saat jeda, Cristiano punya kata-kata yang fantastis untuk kami. Dia memberi kami banyak kepercayaan diri dan bilang 'dengar, saya yakin kita akan menang, jadi tetap bersatu dan berjuang'."

"Itu benar-benar tidak bisa dipercaya. Saya pikir seluruh tim punya sikap yang luar biasa. Dan malam ini kami menunjukkan bahwa ketika Anda berjuang sebagai satu kesatuan, Anda jauh lebih kuat," katanya.

Ini jadi gelar Piala Eropa pertama bagi Portugal. Sebelumnya, pencapaian terbaik Selecao das Quinas adalah jadi runner-up pada edisi tahun 2004 ketika mereka menjadi tuan rumah.(*) detik.com

July 07, 2016 ,
AMP - Gol Cristiano Ronaldo dan Luis Nani membawa Portugal meraih kemenangan 2-0 atas Wales sekaligus memastikan tiket laga final Euro 2016.

Pada semifinal yang berlangsung di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Kamis (7/7/2016) dini hari Wita itu, kedua tim sempat bermain imbang tanpa gol di babak pertama.

Di sepuluh menit pertama babak kedua, Portugal mampu mencetak dua gol. Pertama melalui sundulan Cristiano Ronaldo pada menit 50.

Kemudian Nani menggandakan keunggulan Portugal pada menit 53 melalui sontekan Luis Nani.

Berikut cuplikan highlights Portugal vs Wales, 2-0:
Di final Euro 2016 yang dijadwalkan pada Senin (11/7/2016) dini hari WIB, Portugal akan menghadapi pemenang laga semifinal Euro 2016 Jerman vs Italia yang akan berlangsung, Jumat (8/7/2016) dini hari nanti. (fat/pojoksatu/pojoksulsel)

AMP - Pengadilan Spanyol menjatuhkan vonis 21 bulan penjara bagi Pemain internasional Argentina Lionel Messi yang merumput di FC Barcelona. Messi dihukum lantaran dianggap terlibat kasus penipuan pajak.

Media Spanyol melaporkan, selain penjara, Messi yang baru mengumumkan pengunduran diri dari timnas Argentina itu juga didenda 2 juta euro atau sekitar Rp 29 miliar.

Hukuman tidak hanya dijatuhkan kepada Messi, namun juga untuk Jorge, ayah Messi. Mereka berdua yang menjadi terdakwa diperkirakan akan mengajukan banding.

Messi dan Jorge, yang menangani masalah keuangannya, dituduh melakukan penipuan pajak di Spanyol dengan nilai mencapai 4 juta euro atau sekitar Rp 61 miliar antara tahun 2007 dan 2009.

Pihak berwenang menuduh mereka menggunakan perlindungan pajak di Belize dan Uruguay untuk menyembunyikan penghasilan mereka dari penjualan hak citra diri Messi.

Bukti yang dibawa ke persidangan antara lain kontrak Messi dengan Banco Sabadell, Danone, Adidas, Pepsi-Cola, Procter and Gamble, dan Kuwait Food Company.

Nasib kurang bagus menyertai Messi dalam beberapa tempo terakhir. Timnas Argentina yang dipimpinnya gagal tampil sebagai jawara di turnamen Copa America 2016. Di mana di babak final, Argentina kalah adu tendangan penalti dengan Chile.

Akibatnya, Messi mundur dari Timnas Argentina dan konsentrasi penuh sebagai pemain profesional di klub Spanyol: Barcelona.[mr/licom]

June 19, 2016
Pemain bintang Portugal, Cristiano Ronaldo (tengah), mendapatkan pengawalan ketat dari dua pemain Austria, pada laga Grup F Piala Eropa 2016 di Parc des Princes, Paris, pada Sabtu (18/6/2016) waktu setempat.
AMP - Portugal meraih hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Austria, dalam laga Grup F Piala Eropa 2016 di Parc des Princes, Paris, pada Sabtu (18/6/2016) atau Minggu dini hari WIB. Laga ini pun diwarnai kegagalan penalti oleh Cristiano Ronaldo.

Dengan demikian, Portugal sudah dua kali beruntun mendulang hasil imbang. Sebelumnya, Porugal ditahan imbang 1-1 oleh Islandia pada matchday pertama.

Portugal terpaksa masih menempati urutan ke-3 pada klasemen Grup F, dengan perolehan dua poin. Mereka terpaut dua poin dari Hungaria di posisi pertama, dan kalah agresivitas gol dengan Islandia di peringkat kedua.

Sepanjang pertandingan melawan Austria, Portugal sebenarnya tampil lebih dominan. Menurut statistik UEFA, Portugal mencatatkan penguasaan bola hingga 59 persen.

Selain itu, Cristiano Ronaldo dkk juga tercatat melepaskan enam tembakan tepat sasaran dari 23 percobaan. Kendati begitu, penyelesaian akhir Portugal masih buruk.

Pada babak pertama, tim asuhan Fernando Santos memiliki sejumlah peluang apik yang tercipta melalui upaya Luis Nani, Ronaldo, dan Ricardo Quaresma.

Peluang terbaik diciptakan Nani pada menit ke-29. Eks Manchester United yang kini memperkuat Fenerbahce itu menyambut tendangan penjuru Joao Moutinho dengan sundulan, tetapi masih membentur mistar gawang.

Ronaldo pun mencatatkan peluang pada menit ke-37. Sodoran bola mendatar dari rekannya langsung diteruskan Ronaldo dengan tembakan keras. Namun kiper Austria, Robert Almer, masih dapat mengamankannya.(kompas)

Putaran final Piala Eropa 2016 akan dimulai Jumat atau Sabtu  dini hari waktu Indonesia.

Laga pembuka akan mempertemukan tuan rumah Prancis menghadapi Rumania di Grup A.

Berikut jadwal penyisihan sampai final Piala Eropa 2016 dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):
Penyisihan Grup (waktu dalam WIB)
Sabtu 11 Juni, 02.00 (St-Denis): France v Romania – Group A
Sabtu 11 Juni, 20.00 (Lens): Albania v Switzerland – Group A
Sabtu 11 Juni, 23.00 (Bordeaux): Wales v Slovakia – Group B

Minggu 12 Juni, 02.00 (Marseille): England v Russia – Group B
Minggu 12 Juni, 20.00 (Paris): Turkey v Croatia – Group D
Minggu 12 Juni, 23.00 (Nice): Poland v Northern Ireland – Group C

Senin 13 Juni, 02.00 (Lille): Germany v Ukraine – Group C
Senin 13 Juni, 20.00 (Toulouse): Spain v Czech Republic – Group D
Senin 13 Juni, 23.00 (St-Denis): Republic of Ireland v Sweden – Group E

Selasa 14 Juni, 02.00 (Lyon): Belgium v Italy – Group E
Selasa 14 Juni, 23.00 (Bordeaux): Austria v Hungary – Group F

Rabu 15 Juni, 02.00 (St-Etienne): Portugal v Iceland – Group F
Rabu 15 Juni, 20.00 (Lille): Russia v Slovakia – Group B
Rabu 15 Juni, 23.00 (Paris): Romania v Switzerland – Group A

Kamis 16 Juni, 02.00 (Marseille): France v Albania – Group A
Kamis 16 Juni, 20.00 (Lens): England v Wales – Group B
Kamis 16 Juni, 23.00 (Lyon): Ukraine v Northern Ireland – Group C

Jumat 17 Juni, 02.00 (St-Denis): Germany v Poland – Group C
Jumat 17 Juni, 20.00 (Toulouse): Italy v Sweden – Group E
Jumat 17 Juni, 23.00 (St-Etienne): Czech Republic v Croatia – Group D

Sabtu 18 Juni, 02.00 (Nice): Spain v Turkey – Group D
Sabtu 18 Juni, 20.00 (Bordeaux): Belgium v Republic of Ireland – Group E
Sabtu 18 Juni, 23.00 (Marseille): Iceland v Hungary – Group F

Minggu 19 Juni, 02.00 (Paris): Portugal v Austria – Group F

Senin 20 Juni, 02.00 (Lille): Switzerland v France – Group A
Senin 20 Juni, 02.00 (Lyon): Romania v Albania – Group A

Selasa 21 Juni, 02.00 (St-Etienne): Slovakia v England – Group B
Selasa 21 Juni, 02.00 (Toulouse): Russia v Wales – Group B
Selasa 21 Juni, 23.00 (Paris): Northern Ireland v Germany – Group C
Selasa 21 Juni, 23.00 (Marseille): Ukraine v Poland – Group C

Rabu 22 Juni, 02.00 (Bordeaux): Croatia v Spain – Group D
Rabu 22 Juni, 02.00 (Lens): Czech Republic v Turkey – Group D
Rabu 22 Juni, 23.00 (Lyon): Hungary v Portugal – Group F

Rabu 22 Juni, 23.00 (St-Denis): Iceland v Austria – Group F
Kamis 23 Juni, 02.00 (Nice): Sweden v Belgium – Group E
Kamis 23 Juni, 02.00 (Lille): Italy v Republic of Ireland – Group E

Babak 16 besar
Sabtu 25 Juni, 20.00 (St-Etienne): Runner-up Group A v Runner-up C – Match 1
Sabtu 25 Juni, 23.00 (Paris): Winner B v Third-place A/C/D – Match 2

Minggu 26 Juni, 02.00 (Lens): Winner D v Third-place B/E/F – Match 3
Minggu 26 Juni, 20.00 (Lyon): Winner A v Third-place C/D/E – Match 4
Minggu 26 Juni, 23.00 (Lille): Winner C v Third-place A/B/F – Match 5

Senin 27 Juni, 02.00 (Toulouse): Winner F v Runner-up E – Match 6
Senin 27 Juni, 23.00 (St-Denis): Winner E v Runner-up D – Match 7
Selasa 28 Juni, 02.00 (Nice): Runner-up B v Runner-up F – Match 8

Perempat Final
Jumat 1 Juli, 02.00 (Marseille): Winner Match 1 v Winner Match 3 – QF1
Sabtu 2 Juli, 02.00 (Lille): Winner Match 2 v Winner Match 6 – QF2
Minggu 3 Juli, 02.00 (Bordeaux): Winner Match 5 v Winner Match 7 – QF3
Senin 4 Juli, 02.00 (St-Denis): Winner Match 4 v Winner Match 8 – QF4

Semifinal
Kamis 7 Juli, 02.00 (Lyon): Winner QF1 v Winner QF2 – SF1
Jumat 8 Juli, 02.00 (Marseille): Winner QF3 v Winner QF4 – SF2

Final
Senin 11 Juli, 02.00 (St-Denis): Winner SF1 v Winner SF2.

June 05, 2016
Rossi "Menggila" di GP Spanyol, Lorenzo Tabrakan
AMP - Valentino Rossi berhasil menjuarai GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, Minggu (5/6/2016). Ini merupakan kemenangan kedua Rossi sepanjang musim, dan masing-masing dilakukan di Tanah Matador (sebelumnya di Jerez).

Marc Marquez (Repsol Honda) memulai dari pole position tapi langsung diambil alih oleh Jorge Lorenzo (Yamaha Movistar) begitu lomba dimulai.

Lorenzo langsung memimpin balapan diikuti Marc Marquez (Repsol Honda), Dani Pedrosa, Andrea Iannone (Ducati), Maverick Vinales (Suzuki Ecstar), dan Valentino Rossi (Yamaha Movistar).

Rossi maju ke posisi empat saat memasuki lap kedua, lantas merangsek ke posisi tiga melewati Pedrosa pada lap kedua. Vinales yang bakal menunggangi Yamaha tahun depan bertarugn dengan Pedrosa.

Berkali kali Vinales terlihat terlalu agresif hingga melebar dari racing line. Pada lap ketiga Rossi mulai mendekati Lorenzo dan Marquez di depan.

Rossi mulai menemukan tambahan adrenalin pada lap kelima, dia berhasil melewati Marquez. Pada lap keenam Rossi mengambil alih posisi pertama dari Lorenzo. Setelah itu Lorenzo terus melorot, pada lap kesepuluh Lorenzo ada di posisi kelima, didahului Pedrosa dan Vinales.

Pada lap ke-16 sepeda motor Iannone menyentuh ban belakang Lorenzo. Terlihat dalam siaran ulang, sebelum menabrak Lorenzo ban belakang sepeda motor mengangkat tanda mengerem terlalu keras.

Keduanya terjatuh. Lorenzo terpaksa merelakan tanpa poin pada GP Spanyol.

Lima lap menjelang akhir, Rossi dan Marquez bertarung ketat. Marquez sangat ngotot di trek lurus hingga sempat berdampingan dengan Rossi, tapi Rossi berhasil masuk di celah tipis. Posisi satu belum berganti.

Aksi sliding Marquez pada tikungan pertama lap ke-22 berhasil bertahan hingga melewati Rossi. Lap berikutnya Rossi mengambil lagi pimpinan lomba di tempat yang sama. Marquez melakukan kesalahan, dia melebar tapi tidak menekan Rossi. Jarak keduanya terpaut 0,8 detik.

Lap pamungkas, jarak keduanya semakin jauh. Rossi juara di GP Spanyol.

 Berikut hasil balapan GP Catalunya:

1. Valentino Rossi, ITA, Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1), 44m 37.589s  
2. Marc Marquez, ESP, Repsol Honda Team (RC213V), 44m 40.241s  
3. Dani Pedrosa, ESP,  Repsol Honda Team (RC213V), 44m 43.902s  
4. Maverick Viñales, ESP, Suzuki Ecstar (GSX-RR), 45m 1.977s  
5. Pol Espargaro, ESP, Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1), 45m 7.135s  
6. Cal Crutchlow, GBR, LCR Honda (RC213V), 45m 13.833s  
7. Andrea Dovizioso, ITA, Ducati Team (Desmosedici GP), 45m 19.053s  
8. Alvaro Bautista, ESP, Factory Aprilia Gresini (RS-GP), 45m 20.564s  
9. Danilo Petrucci, ITA, Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15), 45m 22.926s  
10. Hector Barbera, ESP, Avintia Racing (Desmosedici GP14.2), 45m 24.258s  
11. Jack Miller, AUS, Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V), 45m 27.103s  
12. Stefan Bradl, GER, Factory Aprilia Gresini (RS-GP), 45m 32.722s  
13. Eugene Laverty, IRL, Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2), 45m 35.563s  
14. Tito Rabat, ESP, Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)*, 45m 37.730s  
15. Michele Pirro, ITA, Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) , 45m 38.018s  
16. Scott Redding, GBR, Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15), 45m 53.858s  
17. Yonny Hernandez, COL, Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) +1 lap  

Aleix Espargaro , ESP, Team Suzuki Ecstar (GSX-RR), DNF  

Jorge Lorenzo, ESP, Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1), DNF  

Andrea Iannone, ITA, Ducati Team (Desmosedici GP), DNF  

Bradley Smith, GBR, Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1), DNF

Kompas.com

AMP - Serangan mematikan terjadi di sebuah cafe di Irak, yang jadi tempat berkumpulnya suporter Real Madrid. 16 orang suporter tewas dan puluhan lainnya terluka.

AS melaporkan serangan teroris tersebut terjadi di sebuah cafe di kota Balad, dekat Samarra, pada Kamis (12/5/2016) malam waktu setempat. Ketika itu sekitar 50 orang pendukung Los Blancos sedang berkumpul untuk sekadar minum kopi bersama dan menyaksikan laga-laga lama tim idolanya.

Tapi kemudian sekumpulan orang dengan bersenjatakan AK-47 menyerbu dan menembak ke segala arah. Belakangan diketahui para penyerang berasal dari kelompok ISIS. AS menampilkan video di mana darah berceceran di berbagai sudut cafe.

"Sekelompok teroris dari ISIS, masuk ke cafe, bersenjatakan AK-47, menembak ke segala arah ke semua orang yang ada di dalam," ujar Presiden kelompok suporter Madrid, Ziad Subhan, di kota tersebut.

"Mereka tak suka sepakbola, mereka berpikir itu adalah permainan anti muslim. Mereka lalu menyerang seperti ini. Ini tragedi yang mengerikan," imbuhnya.

Deputi Gubernur Provinsi Salaheddin, Ammar Hekmat al-Baldawi, memastikan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh ISIS yang menyamar sebagai pasukan keamanan. 16 suporter meninggal dan setidaknya 20 orang terluka.

"Satu grup pria bersenjata dari Daesh (sebutan lain untuk ISIS) menyamar dengan seragam pasukan keamanan menyerang cafe di Balad sekitar tengah malam, menggunakan granat dan tembakan," kata Ammar seperti dilansir AS.

"Ada lima atau enam penyerang, empat dari mereka meledakkan diri. Perburuan terhadap mereka belumlah selesai karena kami merasa ada setidaknya dua dari mereka yang masih kabur," imbuh Ammar.

Atas serangan ini, Madrid pun mengeluarkan pernyataan bela sungkawa. Sebagai aksi duka, para pemain akan melakoni laga terakhir dengan mengenakan pita hitam di lengan pada laga terakhir musim ini kontra Deportivo La Coruna. Ungkapan duka cita juga datang dari Kementerian Luar Negeri Spanyol dan Presiden Liga Spanyol Javier Tebas.

"Real Madrid sangat menyesalkan terjadinya serangan mengerikan di Irak, yang berujung pada meninggalnya 16 anggota kelompok suporter Real Madrid dan juga meninggalkan lebih dari 20 orang lainnya dalam keadaan terluka," ungkap pernyataan resmi Madrid.

"Klub ini menyatakan kesedihannya yang mendalam dan menyampaikan salam dan ucapan bela sungkawa terhadap para keluarga dan teman-
teman dari korban."

"Hari ini Madridismo di seluruh dunia menangis untuk para suporter ini, yang tak akan pernah dilupakan," tutup pernyataan tersebut.(kompas)

Kepala Suku Mambero Raya

Jakarta- Puluhan massa mambero raya yang mendukung pasangan Dorinus Dasinapa-Yakobus Britai sebagai pasangan bupati terpilih siap untuk perang antar suku.


"Kami siap perang jika benar ada pemilihan ulang. Kami sudah menang. Kami tidak terima dengan hukum orang Jawa," tegas Kepala Suku Besar Mamberamo Raya, Cornelius di halaman Gedung MK, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Cornelius juga menyampaikan jika masyarakat di Mamberamo Raya sudah menerima hasil dari KPU yang menyatakan bahwa pasangan incumbent atas nama Demianus Kyew-Kyew dan Adiryanus Manemi kalah.

"Kami minta hukum di Indonesia dapat ditegakkan sebaik-baiknya. Jangan sampai kami usir semua orang Jawa di Papua. Ini serius, kami tidak main-main," teriaknya.

Seperti dimetahui Mahkamah Konstitusi dalam putusannya telah memutuskan bahwa telah terjadi pelanggaran pada saat hari pencoblosan suara di 10 TPS.


MK memutuskan 10 TPS tersebut untuk segera melakukan pemilihan suara ulang (PSU) dalam wakti 30 hari setelah pembacaan putusan.(posmetro/trimbun)
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget