Halloween Costume ideas 2015
Articles by "aceh utara"

AMP - Warga Gampong Geurghek, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara mengamankan satu pasangan bukan muhrim di dalam sebuah rumah, Rabu, (07/6). Keduanya diduga telah berbuat mesum.

Informasi yang dihimpun AJNN, lelaki berinisial Jl (25) warga Idi Rayeuk, Aceh Timur yang berprofesi sebagai nelayan dipergoki warga berada di rumah Br (29) seorang wanita berstatus janda. Keduanya ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung digelandang ke Mapolsek setempat.

"Benar, tadi malam kita amankan satu pasangan bukan muhrim yang sebelumnya ditangkap warga di sebuah rumah. Mereka diduga berbuat mesum," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kapolsek Paya Bakong Iptu Ibrahim saat dikonfirmasi AJNN, Kamis, (08/6).

Penangkapan tersebut bermula saat warga melihat Br membawa Jl ke rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB. Namun hingga pukul 21.00 WIB, Jl belum keluar dari dalam rumah. Tak ayal warga yang curiga kemudian langsung menggrebek kediaman janda tersebut.

"Saat diamankan keduanya sedang berduaaan. Kita tidak bisa pastikan lebih jauh, tapi dari pengakuan Jl, mereka sudah berhubungan" tambahnya.

Setelah sempat semalam mendekam di Mapolsek, kini keduanya sudah dibawa aparat Wilayatul Hisbah (WH) dan dititipkan di Mapolres Aceh Utara.

"Kita sudah serahkan mereka (pelaku) ke petugas Satpol PP dan WH. Karena jenis kasus pelanggaran syariat Islam, maka kasus ini ditangani mereka," kata Ibrahim.(AJNN)


AMP- Akibat ulahnya membuat keributan saat berlansungnya shalat Jum’at serta melarang calon gubernur Tarmizi A. Karim membacakan khutbah Jum’at di Masjid Agung Panton Labu Kab. Aceh Utara, Jurubicara Partai Aceh (PA) M.Jhoni bersama Otman alias Ayah Ot yakni keuangan Sagoe Raja Sabi diamankan oleh personil polisi Polsek Panton Labu,Jum’at (20//2017).

Informasi yang diterima media ini menyebutkan jurubicara Partai Aceh (PA) wilayah pasee Jhony sebelumnya melaksanakan shalat Jum’at di Masjid Agung Panton Labu Kec. Tanah Jambo Aye,Kab. Aceh Utara secara kebetulan ditempat yang sama juga calon gubernur Aceh Tarmizi A. Karim bersama tim suksesnya melaksanakan shalat Jum’at.

Disebabkan khatib berhalangan hadir,maka oleh salahsatu Jama’ah meminta kesediaam Tarmizi A. Karim menggantikan membacakan khutbah Jum’at.

Sebelum sempat beranjak dari tempat duduknya,calon gubernur aceh tersebut lansung mendapat protes yang ternyata berasal dari Jubir PA yang berada diantara jama’ah.

Suasana dalam masjid menjadi ricuh,M. Jhony tanpa koordinasi dengan panitia Masjid lansung meminta kepada salahseorang Tgk. M.Jafar Daud yang hadir disana untuk naik ke mimbar dan membacakan khutbah jum’at.

Sang Tgk. M. Jafar Daud tersebut maju ke mimbar,baru selesai mengucapkan salam panitia masjid beserta personil polsek polsek yang kebetulan berada diantara Jama’ah lansung maju meminta agar sang Tgk. M.Jafar Daud turun dari mimbar.

Dari pengakuan Tgk. M. Jafar Daud tersebut dirinya diminta oleh M. Jhony dan Keuangan Sagoe untuk maju membacakan khutbah jum’at.

Personil polsek yang berada dimasjid lansung mengamankan M. Jhony,Ayah Ot dan Tgk. M.Jafar Daud ke Mapolsek Panton Labu karena telah membuat keributan di saat shalat jum’at, tak berselang lama kemudian pihak polsek panton labu melimpahkan keduanya ke Polres Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara Ahmad Untung Surianata membenarkan penangkapan ketiganya,menurut kapolres aceh utara ketiganya diamankan disebabkan telah mengganggu jalannya ibadah shalat jum’at di masjid agung panton labu dengan membuat keributan.

“  Anggota kita mengamankan ketiganya dan sedang dimintai keterangan saja karena telah membuat keributan saat shalat jum’at berlansung di masjid agung panton labu tadi siang tadi, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh anggota kita”,ungkap untung sapaan akrabnya.(Redaksi)

Aceh Utara � Calon Wakil Bupati Aceh Utara dari Partai Aceh, Fauzi Yusuf membuka secara resmi turnamen sepak bola Komite Peralihan Aceh (KPA) Nisam Antara Cup di lapangan bola kaki Keude Dua, Senin sore (5/12/2016). Kehadiran pria yang akrab dengan sapaan Sidom Peng tersebut disambut ratusan masyarakat di kawasan itu.

Sidom Peng dalam sambutannya mengajak generasi muda Aceh Utara untuk menjadi generasi yang kreatif dan inovatif, juga dapat mengembangkan bakat-bakat potensial dalam diri masing-masing. Dirinya juga mengharapkan dengan adanya turnamen sepakbola tersebut akan mendapatkan bibit pemain yang handal dari Aceh Utara, sehingga dapat bersaing hingga ke tingkat nasional.

�Turnamen seperti ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan solidaritas, kesetiakawanan serta daya juang dan pengembangan kepribadian,� ungkapnya.

Seraya menambahkan, �Saya yakin, apabila turnamen ini dilaksanakan secara berkelanjutan akan berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat pada umumnya untuk menjadikan generasi yang lebih kreatif dan inovatif sehingga generasi muda bisa mengembangkan bakat yang ada pada dirinya,� tambahnya.

Dirinya mengharapkan semua yang terlibat dalam turnamen ini untuk menjunjung semangat persatuan dan sportivitas yang tinggi. Karena, tujuan dilaksanakan turnamen ini adalah untuk meningkatkan tali silaturrahmi dan peningkatan sportivitas anak muda dalam olahraga, serta mencari bibit-bibit muda berbakat dalam sepakbola.

Turnamen tersebut diikuti sejumlah 16 klub yang berasal dari Aceh Utara wilayah barat yang akan berlangsung selama dua pekan. []



Aceh Utara � Calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara dari Partai Aceh, H Muhammad Thaib (Cek Mad) � Fauzi Yusuf (Sidom Peng) mengunjungi Gampong Sawang Kecamatan Samudera dan Gampong Darussalam Kecamatan Nisam Antara, ratusan warga yang menunggu kedatangan Bupati non aktif di 2 lokasi tersebut menyambut gembira, kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi, Jumat sore (2/12/2016).

Di Gampong Sawang, didepan warga 4 desa yang didominasi kaum hawa berkumpul disitu Cek Mad menyampaikan dan meminta warga untuk tetap setia dibawah naungan Partai Aceh dan memilih pasangan yang diusung oleh Partai lokal terbesar di Aceh itu. Seraya, dirinya juga meminta doa dan dukungan warga untuk dirinya memimpin Aceh Utara pada periode kedua bersama Fauzi Yusuf.

�60 tahun dipimpin oleh orang lain, Partai Aceh baru memimpin 10 tahun, coba saudara bayangkan perubahan signifikan, InsyaAllah kedepan lebih baik dari saat ini jika Partai Aceh memimpin,� ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan dihadapan ratusan warga Nisam Antara yang dipusatkan di gampong Darussalam, Cek Mad memaparkan bahwa ulama sudah bersatu untuk membangun Aceh bersama Partai Aceh. Jika ulama sudah bersatu, kata Cek Mad, kenapa masyarakat harus berpecah memberi dukungan ke pasangan lain. Di lokasi tersebut Cek Mad dan Fauzi Yusuf juga ditepung tawar (peusijuek) oleh beberapa pimpinan dayah.

�Ulama sudah bersama kita untuk sama-sama membangun Aceh bersama Partai Aceh, Ahlussunnah Wal Jamaah harus tegak di Aceh,� ungkap Cek Mad, yang aminkan warga. []
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget