Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Bag Sumda"

Tribrata News Atim-Kepolisian Resor Aceh Timur pada, Rabu (01/02) siang melaksanakan sidang Pra Nikah terhadap empat calon pasangan suami istri. Sidang nikah atau sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk) tersebut dipimpin langsung oleh Dipimpin oleh Wakapolres Aceh Timur Kompol Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K selaku Ketua Penasehat Sidang BP4R, Kabag Sumda AKP Ichsan sebagai sekretaris Sidang BP4R dan Kasi Propam Aiptu Edi Saputra sebagai anggota sidang BP4R. dalam sdiang BP4R kali ini juga dihadiri Pengurus Bhayangkari Cabang Aceh Timur, Ny. May Rusman Sinaga dan pengurus Bhayangkari lainnya.
Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah kepada setiap anggota Polres Aceh Timur yang akan melaksanakan pernikahan. Sidang nikah ini sendiri wajib dilaksanakan bagi seluruh personil Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan. Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dan pasangan untuk melakukan pernikahan dengan anggota Polri mengingat tugas dan tanggungjawab setiap anggota Polri yang begitu berat.
Selain itu, sidang Pra Nikah ini sebagai pembekalan bagi kedua pasangan sebelum menikah secara resmi diantaranya menyangkut menjaga keharmonisan rumah tangga maupun kaitannya dengan pelaksanaan tugas sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia di mana kepada calon istri untuk mengetahui bahwa setiap anggota kepentingan Dinas/Tugas lebih diutamakan dari pada kepentingan ataupun urusan pribadi/keluarga.
Sehubungan dengan hal tersebut sangat diperlukan pengertian calon istri agar bisa mendukung pelaksanakan tugas sehari hari setiap anggota Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat.
Anggota Polres Aceh Timur yang menjalani sidang pra nikah tersebut adalah: Bripka Abditiansyah (Bhabinkamtibmas Polsek Serbajadi) dengan pasanganya Zuhra Hayanum, Bripka Johan Wahyudi (Anggota Satuan Lalu-lintas) dengan pasanganya Nanda Isnaini, Brigadir Toni Irsan (Anggota Sabhara) dengan pasanganya Rizky Fadillah dan Briptu Bambang Setiawan (Bhabinkamtibmas Polsek Ranto Peureulak) dengan pasanganya Bripda Sri Rahmawati. (Brigadir Kamil).

Tribrata News Aceh Timur-Untuk memberi kekebalan tubuh serta untuk mengantisipasi terjangkitnya virus difteri, sebanyak 50 siswa Diktuk (Pendidikan Pembentukan) Bintara Polri Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah yang sedang melakukan latihan kerja (Latja) di Polres Aceh Timur, pada Selasa (21/02) pagi memperoleh vaksinasi anti difteri. Pemberian vaksin dilakukan oleh dokter mitra Polres Aceh Timur dr. Zulfahmy dengan didampingi Paur Dokes, Bripka Rafly.
Menurut Bripka Muhammad Rafi Vaksinasi ini sangat penting, mengingat siswa Diktukba berasal dari berbagai daerah di Aceh sekaligus untuk mengantisipasi agar tidak ada siswa yang terjangkit virus difteri ini, maka diperlukan vaksinasi, terang Bripka Muhammad Rafi.
Ditambahkanya, vaksinasi ini sekaligus Untuk memastikan tidak ada penularan dari orang-orang yang kontak erat dengan para siswa.
Sebelumnya, sebanyak 50 siswa Diktuk Bintara Polri T.A. 2016 SPN Seulawah ini melaksanakan Latja di Polres Aceh Timur dengan didampingi oleh 5 (lima) Perwira Pendamping diantaranya AKBP Hamzah Yakub, Kompol Indriana, Iptu Zulfikar dan Bripka Iwan Temas. Mereka melakukan Latja di Polres Aceh Timur mulai tanggal 14 Februari sampai dengan 22 Februari 2017.
AKBP Hamzah Yakub mengatakan, Latja ini bertujuan untuk mengaplikasikan teori yang telah didapat pada lembaga pendidikan secara praktis dengan harapan bisa mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan tugas sebagai Polisi Tugas Umum.
Selain itu, lanjut AKBP Hamzah Yakub �Latja ini juga bertujuan untuk melatih dan memberikan pengalaman praktis kepada peserta Latja secara individu maupun kelompok dalam menghadapi berbagai tantangan tugas dan perubahan yang sangat cepat dalam situasi yang sesungguhnya di lapangan," jelasnya.
Menurutnya, Latja ini juga untuk mengukur kemampuan dan keterampilan teknis dan taktis Operasional Tugas Umum Kepolisian dalam penerapan di lapangan tugas sebenarnya, serta melatih dan menciptakan saling pengertian dalam pola pikir, pola tindak dan pola sikap, sehingga tercipta suatu kesatuan tindak yang harmonis dan sinergis. Ungkap AKBP Hamzah Yakub. (Brigadir Kamil).

Tribrata News Aceh Timur-Bertempat di halaman Mapolres Aceh Timur, Jum�at (30/12) sore telah dilaksanakan Upacara korp raport kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Anggota Polres Aceh Timur Perwira dan Bintara terhitung mulai tanggal 1 Januari 2017. Upacara korp raport dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum dandiikuti oleh pejabat utama Polres Aceh Timur, Ketua dan pengurus beserta anggota Bhayangkari Cabang Aceh Timur.
Kapolres mengawali sambutanya mengucapkan selamat kepada para anggota beserta keluarga yang telah melaksanakan korps raport kenaikan pangkat pada hari ini, semoga dengan kenaikan pangkat yang telah diterima bisa menambah kebahagiaan dalam keluarganya.
Telah kita laksanakan dan saksikan bersama korps raport kenaikan pangkat para Perwira dan Bintara Polri di jajaran Polres Aceh Timur. Kepada personel yang naik pangkat saya sampaikan, kenaikan pangkat bukanlah merupakan hak yang mutlak dari setiap personil, kenaikan pangkat bukanlah waktunya pangkat saudara naik begitu saja, dan kenaikan pangkat bukanlah pemberian ataupun hadiah dari pimpinan akan tetapi merupakan hasil dari penilaian atas kinerja dan dedikasi saudara dalam melaksanakan tugas selama ini untuk itu dalam memberikan kenaikan pangkat bagi seseorang telah ditetapkan adanya kewajiban serta berbagai persyaratan yang harus terlebih dahulu dipenuhi melalui penilaian antara lain: prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.� Ujar Kapolres.
Untuk kenaikan pangkat terhitung mulai tanggal 1 Januari 2017 ini yang naik pangkat sejumlah 74 orang yang terdiri dari: Ipda ke Iptu sebanyak 8 orang, Aipda ke Aiptu sebanyak 1 orang, Bripka ke Aipda sebanyak 2 orang, Brigadir ke Bripka sebanyak 34 orang, Briptu ke Brigadir sebanyak 26 orang dan Bripda ke Briptu sebanyak 3 orang. Ungkap Kapolres.
Berkenaan dengan itu, kepada Perwira   dan Bintara Polri yang pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi, saya sebagai atasan dan sekaligus selaku Kapolres Aceh Timur, mengharapkan dan menuntut agar para personil polri yang memperoleh kenaikan pangkat tetap  terus mempertahankan dan lebih meningkatkan disiplin, wawasan, etos kerja dan pengabdian dalam melaksanakan tugas dimasa yang akan datang, serta agar dapat lebih mengembangkan karier, lebih meningkatkan kinerja dan tanggung jawab yang lebih tinggi sesuai dengan pangkat yang telah diembannya, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan bagi anggota itu sendiri.                                
Perlu saya tekankan dan sebagai penekanan dari saya kepada saudara-saudara bahwa bila pangkat sudah naik berarti kinerja dan pemikiran saudara juga lebih matang ke jalan yang lebih baik pula. Jauhkanlah perbuatan yang tidak terpuji dan melanggar aturan (pelanggaran disiplin) yang dapat merusak citra Polri.� Tegas Kapolres.
Tidak lupa juga saya perintahkan kepada seluruh personel Polres Aceh Timur, sehubungan kita sebentar lagi akan menghadapi agenda besar, yaitu pesta rakyat pemilukada serentak tahun 2017, maka mari kita tingkatkan kemampuan kita dalam deteksi dini, tanggap atas situasi dan perkembangan politik yang ada pada masyarakat, tingkatkan kerjasama dengan instansi-instansi lain sehingga semua permasalahan yang ada sebelumnya dapat terminimalisir.
Sebelum mengakhiri amanat ini, kepada Ibu-ibu Bhayangkari saya mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat suaminya, yang mana Bhayangkari sebagai pendamping suami dapat mendampingi dan memotivasi suami dengan baik serta mendidik anak-anaknya. Dengan harapan anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan menjadi panutan masyarakat sebagai keluarga besar Polri. Pungkas Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum. (Iwan Gunawan).

Tribrata News Aceh Timur-Sedikitnya 200 anggota polisi dari Polres Aceh Timur dan polsek, pada Sabtu (24/12) pagi menjalani tes urine sebelum mengikuti olahraga bersama yang dilaksanakan setiap hari Sabtu di Gedung Idi Sport Center (ISC). Pelaksanaan tes urine secara mendadak ini mendapat pengawasan ketat oleh Wakapolres Aceh Timur Kompol Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K dan dikawal oleh Kasie Propam Aiptu Edi Saputra.
Sebelum tes urine dilaksanakan apel terlebih dahulu yang dipimpin oleh Wakapolres dan menyampaikan tes urine ini sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian. �Tes urine yang kita gelar ini sebagai tindakan pencegahan, sehingga peredaran narkotika tidak masuk atau dikonsumsi oleh para anggota yang bertugas di wilayah hukum Polres Aceh Timur.� Kata Wakapolres.
Ia juga mengungkapkan, polisi berkomitmen memerangi dan memberantas peredaran narkotika. Untuk itu polisi juga harus bersih dari narkotika. Sebelum melakukan tindakan terhadap masyarakat, tentunya di dalam institusi Polri juga harus bersih terlebih dahulu. Setelah dipastikan semuanya aman dan tidak ada yang terlibat menggunakan atau sebagai pengedar baru melakukan penindakan terhadap masyarakat. Katanya.
Menurut Wakapolres, untuk apa pihaknya menindak masyarakat jika di dalam anggota polisi sendiri masih banyak yang menggunakan barang haram tersebut. Tegas Wakapolres Aceh Timur Kompol Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K.
Tes urine dilakukan oleh Urdokes Polres Aceh Timur yang dipimpin oleh dr. Fahmi dengan dibantu Brigadir Rafi dan Briptu Taqim. Berdasarkan hasil tes urine kali ini terdapat 1 (satu) anggota polres dan 3 (tiga) anggota polsek dinyatakan positif menggunakan narkotika. Selanjutnya anggota polisi yang positif narkotika tersebut saat ini sudah dilakukan pembinaan serta pemeriksaan secara intensif oleh Propam. (Iwan Gunawan).
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget