Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Media Islam"


Seuramoenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra, H Ahmad Muzani SSos, Ketua DPD, Ir TA Khalid MM yang juga Calon Wakil Gubernur Aceh bersilaturrahmi dengan ratusan santri Dayah Darul Munawwarah, Kuta Krueng, Kecamatan Bandardua, Pidie Jaya, 08/11/2016.

Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan dayah Darul Munawwarah, Tgk Usman Ali (Abu Kuta Krueng), meminta pemerintah Indonesia untuk menghukum Ahok yang telah menista Al-Quran terkait surat Al Maidah ayat 51.
Kepada pemerintah, kami meminta supaya Ahok itu dihukum sesuai aturan,� pinta Abu Kuta.
Permintaan menghukum Ahok juga ikut dibacakan Abu Kuta Krueng dalam doa sebelum pertemuan tersebut berakhir.
Acara tersebut juga dihadiri, H Said Mulyadi SE, MSi yang juga wabup setempat, Ketua MPD, Tgk HM Nurhasballah, pemuka agama dan sejumlah tokoh masyarakat.[serambinews.com]

Sering memutar balikan fakta  dengan pembentukan opini-opini sesat tentang islam.
Seperti isu teroris yang selalu mereka gadang-gadangkan untuk menyudutkan umat islam indonesia seolah-olah dalah teroris sampai fitnah terhadap ulama-ulama islam untuk menjauhkan umat dari ulama.

"Usir metro TV,usir media provokasi anti islam,usir media yahudi musuh islam"begitulah bunyi salah soarakan para demonstran terhadap metro TV.





Seuramoenews.com - NTB, Beredarnya foto Gubernur NTB, Tuan Guru M Zainul Majdi, dalam aksi Bela Islam Jilid II di Jakarta pada hari ini menuai pujian. Sikap yang diambil sang gubernur dinilai cukup tegas dalam menyikapi polemik dugaan penistaan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
.
Kepala Biro Humas dan Protokol Sektda Pemprov NTB Yusron Hadi membenarkan hal tersebut. Kata Yusron, aksi pria yang dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut merupakan sikap pribadi sebagai umat Islam. "Iya (disana), seperti yang ada di foto. Tapi itu sebagai pribadi," katanya kepada republika.co.id di Mataram, Jumat (4/11).
.
Tampak dalam foto tersebut, TGB berjalan dengan gagahnya dengan mengenakan pakaian berwarna putih dalam empat pose. Termasuk saat melayani poto bersama dengan warga.
.
Sebelumnya, TGB yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) mengembalikan persoalan tersebut kepada pribadi masing-masing dalam tubuh NW terkait aksi Bela Islam. Ia hanya meminta, warga NW yang ikut dalam aksi tersebut tidak membawa atribut NW.
.
"Jadi itu betul-betul diserahkan kepada pribadi masing-masing, tentunya kita bernegara dan berbangsa yang baik, taat hukum, dan menghormati satu sama lain," ujarnya di kantor Pemprov NTB, Kamis (3/11) kemarin.
.
Disinggung apakah NW akan mengeluarkan larangan kepada anggotanya untuk tidak berangkat ke Jakarta, TGB menjawab dengan singkat. "Tidak perlu dilarang, sudah mengerti semua, InsyaAllah," katanya menambahkan. [republika.co.id]


Seuramoenews.com - Beredar foto Ahok selfie bersama rekan-rekannya dilatarbelakangi siaran TV peristiwa demo akbar 4 November 2016.    

Tidak diketahui dimana lokasi foto tersebut diambil.  Netizen yang melihat foto ini megungkapkan kekesalan.  

"Dasar tak tau diri! Didemo banyak orang Ahok malah selfie di depan tv yang meliput demo. Manusia apa setan dia ini?", ungkap salah seorang netizen. ***
Sumber Pos-Metro.info

Ketua FPI Aceh Tgk Muslim Athahiry

Seuramoenews.com - Aceh, Ribuan Laskar FPI dari Aceh sedang berlangsung demo di Jakarta untuk mengikuti aksi Bela Islam II tgl 4 November,. 

Laskar yang sudah terlatih akan siap menerima apapun resiko bahkan sudah siap mengorbankan darah dan nyawa untuk membela Islam dan mendesak presiden jokowi agar segera perintahkan polisi untuk menagkap ahok.  

Kalau ahok dibiarkan melanggar hukum sama dengan jokowi pengkhianat negara, pengkhianat agama, dan juga pengkianat pancasila yang wajib ditumbangkan dengan segala resiko.  

Maka kita harapkan agar jokowi membuka istana dan menerima perwakilan ummat Islam dan harus berjanji paling lambat 2 x 24 jam ahok harus segera di tangkap.  Dan bila negara ini tidak stabil, Yang salah adalah ahok dan jokowi yang tidak tegas dalam penerapan hukum terhadap ahok.   

Aksi ini pengorbanan besar dari ummat Islam yang telah mengorbankan dana sendiri berangkat dari daerah ke Jakarta maka presiden wajib hargai karena presiden adalah presiden indonesia milik rakyat indonesia bukan presiden untuk si ahok.  

Coba buka mata hati dan pikiran berapa pengorbanan ummat Islam baik harta tenaga dan waktu untuk membela Al Maidah ayat 51 yang telah dilecehkan oleh si ahok maka pihak penegak hukum kita minta agar betul betul arif menyikapi masalah ini jangan disepelekan kalau jujur mereka berjuang untuk menyelamatkan ke utuhan NKRI.  

Dan kami dari Aceh akan menyampaikan dalam demo tgl 4 bahwa bila ahok tidak dihukum atau jokowi tidak ditumbangkan maka bangsa Aceh akan kembali minta cerai dari NKRI yang membiarkan penista agama dan kami bangsa Aceh tidak mau mendapat kutukan Allah.

Akibat bernaung dibawah negeri yang tidak jelas dan telah mendapat intervensi asing dan aseng. Pungkasnya .


Seuramoenews.com - Aceh, Ulama Kharismatik Aceh Abu Usman (Abu Kuta Krueng), 

Beliau adalah Guru Kita tercinta, juga memimpin Yasin, di konplek Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng.

Dengan Kasat Wabil Khusus, supaya Allah memberikan kemudahan, kemenangan kepada para pejuang islam untuk menghancurkan Kafir yang telah menista Al-Qur'an.

Dalam Aksi Demo Bela Islam 4 November 2016, bak'da shalat Jum'at dini hari

Wahai Mujahidin Fi Sabilillah jangan gentar Do'a orang mukmin bahkan ulama-ulama Allah mendoakan kalian semua.

Islam tidak mencari musuh, namun islam tidak akan mudur disaat bertemu musuh.

ALLAHUAKBAR...ALLAHUAKBAR...


Seuramoenews.com, Aceh � Massa Solidaritas Muslim Aceh Indonesia (SMAI) mulai aksi demo terkait penistaan ayat suci Alquran surat Al Maidah 51 oleh Ahok, dalam aksi Demo ini warga Aceh ikut membawa bendera Aceh dan Bendera jihat, jakarta (4/11).


Bangsa Aceh Laskar Front Pembela Islam (FPI), menyatakan dalam aksi bela islam 4 Nov, Bila NKRI di Pimpin oleh pembela Ahok, maka kami bangsa Aceh akan menuntut pisah dari NKRI.

Massa juga membagikan selebaran kertas yang tertulis berisi pernyataan sikap terhadap penistaan Alquran. Dalam pernyataan sikapnya, Solidaritas Muslim Aceh menyatakan, umat Islam di Indonesia menjunjung tinggi sikap saling menghormati kehidupan umat beragama sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.

Berdasarkan UUD 1945: Pasal 1 Ayat (3) Negara Indonesia adalah negara hukum, Pasal 29 Ayat (1) Negara Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Pasal 29 Ayat (2) Negara Indonesia menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu.

Bahwa Ahok pada 27 September 2016 telah nyata-nyata melanggar Pancasila dan UUD 1945 serta merusak kebhinnekaan Indonesia. Lebih dari itu, ucapan tersebut juga menistakan kitab suci Alquran, menghina para ulama dan umat Islam.

Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas, maka dengan ini Solidaritas Muslim Aceh Indonesia, mendesak Polri segera bertindak tegas menegakkan hukum secara adil dan transparan terhadap Ahok untuk diadili sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Mendukung penuh upaya umat Islam di mana pun berada untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi pada 4 November 2016 secara tertib, santun dan penuh waspada.

�Seribu Lasykar Front Pembela Islam (FPI) dari Aceh sudah di Jakarta untuk mengikuti aksi bela Islam, mulai 2-4 November. Lasykar FPI sudah siap menerima risiko untuk membela Islam. Kami juga mendesak Presiden Jokowi agar segera memerintahkan polisi untuk menangkap Ahok,� ujar Ketua FPI Aceh, Tgk Muslem At Thahiri.

�Penegak hukum kita minta agar betul-betul arif menyikapi masalah ini jangan disepelekan demi keutuhan NKRI,� sebut Muslim. (wol/aa/wsp/data3)

Barisan Muda Islam Aceh

BANDA ACEH - Setelah dua kelompok massa Islam Aceh melancarkan aksi demo terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu, tadi siang sekitar pukul 13.30 WIB giliran Barisan Muda Islam Aceh yang tergabung dari puluhan elemen mahasiswa dan organisasi Islam Aceh lainnya melancarkan aksi yang sama. 

Sejumlah Ulama, Tokoh Masyarakat Barisan Muda Islam Aceh serta Ormas Islam bergabung untuk turun ke jalan membela Al- Qur�an dan Agama termasuk Provinsi Aceh.  Tgk. Mustafa Husen Woyla selaku juru bicara FPI Aceh mengatakan, penistaan Agama yang dilakukan Gubernur Jakarta, Ahok, merupakan benih kehancuran NKRI. 

Untuk itu, FPI Aceh dan Barisan Muda Islam, mendukung penuh Aksi Damai menuntut Ahok agar segera di proses sesuai hukum yang berlaku.  �Semua elemen tidak boleh acuh menangani masalah besar ini dan kami akan mengirim peserta aksi sebanyak mungkin ke Jakarta,� tegas Tgk Mustafa Husen Woyla saat dihubungi pihak wartawan.  

Selain FPI Aceh, Laskar Pembela Islam (LPI) Aceh juga ikut berpartisipasi untuk membela hak Islam dengan mengirimkan sekitar seribu orang untuk mengikuti aksi nasional tersebut.  Bila dua kelompok massa sebelumnya itu berdemo di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (3/11/2016) 

Salah satu dari pernyataan sikap massa itu mengecam dan mengutuk tindakan Ahok yang telah mengibiri Ke-bhinekaan, mengancam persatuan bangsa, merusak nilai-nilai toleransi dan mengancam kerukunan kehidupan beragama di Indonesia.  "Ahok jelas-jelas telah menistakan Agama Islam yang telah diakui secara konstitusi. 

Bila tindakan Ahok itu hanya ditangapi dingin dan dinilai hal biasa, maka hal itu akan mengancam persatuan bangsa dan merusak nilai-nilai toleransi serta kerukunan kehidupan beragama yang telah terbangun dengan harmonis di Indonesia. Jadi, kesimpulannya segera tangkap dan adili Ahok penista agama," kata koordinator aksi, Hasrizal. 

Aksi massa Barisan Muda Islam Aceh itu mendapat pengawalan ketat aparat keamanan dari Polda dan Polresta Banda Aceh. Massa kemudian diterima oleh seorang perwira menengah AKBP Ayi Satria sekaligus menerima penyataan sikap dari massa.

Sumber Rujukan 
Serambinews.com
Rubernews.com

Istri Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan. (Foto suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Seuramoenews.com - Nama calon gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini menjadi pembicaraan serius, terutama sejak ormas Islam dari berbagai daerah akan demonstrasi ke Jakarta pada Jumat (4/11/2016). 

Ahok sudah menistakan agama dan ormas menuntut aparat penegak hukum memproses hukum Ahok.  Ahok mengaku mendapatkan pesan dari istrinya, Veronica Tan, menjelang 4 November.  

"Nggak ngomong apa-apa (istri), cuma suruh tidur yang cepat jangan macem-macem," ujar Ahok usai menemui warga di Gang Langgar II, RT 13, RW 8, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2016). 

Di Luar Panas Isu 4 November, di Istana Jokowi Santai Bareng JK Ahok tidak melanjutkan ceritanya tentang pesan istri, Ahok mengatakan besok akan tetap kampanye, meskipun ormas Islam demonstrasi di Istana Merdeka.  

Namun, pasangan Djarot Saiful Hidayat itu tidak menjelaskan daerah mana yang akan dikunjungi esok hari.  

Ahok mengaku sudah memasrahkan keselamatannya kepada Tuhan. Baginya, hidup dan mati sudah diatur Sang Khalik.  "Pasrah kita sama Tuhan. Tuhan yang atur hidup ini. Besok kayaknya blusukan deh," ujar Ahok.  

Veronika, kata Ahok, juga tidak terlalu mencemaskan Ahok.  "Nggak (khawatir Bu Vero) sih ya. Pasrahlah kita ya," kata Ahok.


Seuramoenews.com || Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendatangi gedung Badan Reserse Kriminal Polri di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 3 November 2016. Dia memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan sebagai ahli dari pihak pelapor atas kasus dugaan penodaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Rizieq didampingi kuasa hukumnya beserta beberapa orang berjubah putih. Ada pula anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

"Jadi, perhatikan semua, kedatangan saya ke mari untuk pemeriksaan sebagai saksi ahli agama, dan tekad kami sebagaimana sering saya sampaikan bahwa Ahok telah melakukan penistaan agama," kata Rizieq kepada wartawan. 

Rizieq juga menyebut-nyebut Presiden. Menurut dia, Presiden Joko Widodo tidak boleh melindungi dan membela penista agama. "Jika Presiden melindungi dan membela penista agama, berarti Presiden telah melakukan pelanggaran konstitusi," ujarnya. 

Rizieq juga punya permintaan yang ingin dia sampaikan kepada polisi, yaitu dia meminta Bareskrim segera melakukan gelar perkara. "Agar hari ini juga, malam ini juga, bisa ditetapkan status Ahok sebagai tersangka, sehingga besok bisa segera ditangkap," ucap Rizieq.

Ahok dilaporkan oleh sejumlah organisasi masyarakat dengan dugaan penodaan agama. Mereka keberatan dengan ucapan Ahok mengenai surat Al-Maidah ayat 51.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan hingga kini Bareskrim telah menerima sebelas laporan yang sama tentang penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok. Sebelas laporan itu diproses bersamaan karena saksi dan terlapornya sama.

Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menjelaskan, proses laporan itu hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. "Ini (Rizieq) ahli ketujuh. Nanti masih ada beberapa ahli," tuturnya saat dicegat wartawan. Ari menambahkan, Ahok rencananya diperiksa Senin pekan depan sebagai saksi. "Karena masih ada keterangan yang perlu kami perdalam lagi," ujarnya.


Seuramoenews.com - Allahuakbar begitulah riuhnya takbir yang di gemakan oleh Kaum Muslim Asal Aceh yang sudah tiba di jakarta petang tadi, dalam aksinya 4 November mereka menuntut ahok segera di tangkap.
Tak ada yang aneh mungkin dari pasukan asal Aceh, namun ada sedikit hal unik bila anda perhatikan bahwa isi spanduk kaum muslimin asal Aceh mengandung ancaman berbahaya bagi NKRI, apa itu?
Ya. Isi spanduk yang mereka bawa tertulis Ancaman apabila pemerintah tidak menangkap ahok, Aceh akan pisah dari NKRI.
Setelah berjalan beberapa tahun Mou perdamaian Aceh dan NKRI, tapi gara-gara penista agama mereka mengancam akan pisah dengan ibu pertiwi.
Ingat, ini bukan gurauan belaka, Kami harap Presiden segera menangkap penista agama, jangan sampai kita kehilangan Aceh sebagai salah satu Pusat Islam & Destinasi Budaya Islami harus lepas gara-gara satu cukong mulut sampah yang menghina kitab suci kita.
Allahu akbar, Selamat Berjihad Kaum Muslimin Asal Aceh, Semoga kalian bisa pulang dengan selamat atau justru mendapatkan keindahan berupa syahid yang di idam-idamkan oleh tiap muslim
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Allahuakbar......


Seuramoenews.com - Jikowi awal pekan ini, Presiden Jokowi tampak sibuk terhadap satu persoalan.  Beliau terlihat pontang-panting mengantisipasi  rencana aksi demontrasi besar-besaran di  Istana Negara pada Jumat  4 November 2016, yang menuntut untuk segera ditangkapkapnya Gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok karena dinilai telah melakukan penistaan agama.  

Seperti diketahui, pada Senin (31/10) Presiden Jokowi mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang. Lalu malam harinya mengundang 35 pimpinan media massa ke istana pada jamuan makan bersama.  Pada Senin (1/11) Presiden Jokowi meminta masukan dari para pimpinan MUI, Muhammadiyah, dan NU.  

Tentu saja Jokowi pun berkoordinasi sana-sini dengan instansi terkait dan jaringan-jaringan politiknya terkait antisipasi aksi demonstrasi 4 November 2016 itu.
    
Pontang-pantingnya Presiden Jokowi untuk mengantisipasi demontrasi besar-besaran umat Islam dan rakyat penentang Ahok pada 4 November 2016 itu, sebenarnya berpangkal karena ulah Ahok sendiri, yang tabiat dan kebijakannya selama ini selaku Gubernur DKI Jakarta, justru menghasilkan musuh yang terus meluas di kalangan rakyat Jakarta, bahkan rakyat di daerah lainnya.  

Akibat ulah, karakter, dan kebijakan Ahok selama menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi, membuat  Presiden Jokowi  akhirnya benar-benar sibuk laksana pemadam kebakaran, karena munculnya kemarahan dan antipati rakyat yang terus meluas terhadap sosok Ahok.  

Ibaratnya, Ahok yang menyiram water canon berisi bensin dan menyulut kebakaran di hati banyak umat Islam dan rakyat Jakarta, sementara Presiden Jokowi yang berusaha menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran yang terus meluas itu.  Meskipun Presiden Jokowi dikabarkan telah memerintahkan pihak kepolisian untuk memproses dugaan penistaan agama oleh Ahok, namun tekanan melalui gerakan massa rakyat untuk mendorong percepatan proses hukum terhadap Ahok sepertinya masih tetap diperlukan.  

Hal itu mengingat kuatnya jaringan kekuasaan oligarki politik dan bisnis di belakang Ahok sebagaimana yang dirasakan selama ini. Sehingga tekanan lewat aksi massa rakyat besar-besaran  memang tetap diperlukan. 

Sampai nantinya benar-benar dipastikan bahwa Ahok memang diproses secara hukum oleh aparat penegak hukum atas  tindakan-tindakannya.  Hal itu sekaligus menjadi pesan kepada para oligark di belakang Ahok, bahwa Ahok dengan segala tabiat dan banyak kebijakannya yang anti-rakyat kecil, tak memiliki tempat di hati banyak rakyat  Jakarta dan publik nasional.  

Dan harus diingat bahwa kasus penistaan agama oleh Ahok hanya satu saja dari kasus yang membelit Ahok.  Sebelumnya, Ahok diduga terlibat kasus-kasus besar yang menyedot perhatian publik secara luas. Diantaranya kasus Rumah Sakit Sumber Waras, dan kasus reklamasi pantai Jakarta.

[***]  Nanang Djamaludin Peneliti Sosial-Kerakyatan Pusat Kajian Peradaban Pancasila



Seuramoenews.com--Sebanyak 1020 masyarakat Sumatera Barat bakal ikut demo yang direncanakan pada Jumat (4/11) di Jakarta.

Rombongan diberangkatkan menggunakan 17 bus dan 24 mobil minibus.

Hal ini disampaikan Kordinator Aksi Irfianda Abidin dan didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Gusrizal Gazahar di Padang, Selasa (1/11).

"Malam ini kami berangkat.Total semua dari Sumbar ada 1020 orang yang berangkat. Untuk padang sekitar 150 orang yang berangkat, dengan dua bus satu mobil," ungkapnya.

Ia menjelaskan, mayoritas yang berangkat dari padang adalah mahasiswa. Dan diprediksi perjalan ke Jakarta selama dua hari.

Selain itu semua warga yang berangkat akan bergabung dengan pendemo lainnya di Jakarta.

"Titik kumpul ada di Dewan Dakwah Indonesia di Jalan Keramat Raya, Jakarta. Kami semua sudah siaga," terangnya.

Ia menjelaskan, warga Sumbar yang berangkat ke Jakarta meminta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang disapa Ahok untuk diadili secara hukum.

Dari pantaun haluan, warga yang akan berangkat untuk aksi demo mengisi formulir pendaftaran aksi bela islam. Mayoritas yang akan berangkat adalah pria dan membawa bendera.(h/rvo)


Seuramoenews.com - Aceh, 30.000 Laskar FPI Provinsi Aceh yang sudah terlatih siap berangkat ke DKI Jakarta melawan Ahok yang melecehkan dan menghina Allah.   �Selama ini para laskar FPI Aceh belum pernah menggunakan keahlian yang telah mereka miliki karena musuhnya belum nyata.   
Laskar FPI Aceh, Siap Perangi Ahox, si Penista Agama

Sekarang musuh telah nyata dan perlu diperangi untuk menghilangkan fitnah terhadap Islam yang dilontarkan Ahok, Gubernur DKI. Kami siap berangkat ke Jakarta, memang Ahok belum bertaubat,� sebut Ketua FPI Lhokseumawe, Aceh Muslim At Thahiry kepada Wartawan, Jumat (7/10).      

Kata Muslim, Ahok kafir harbi yang wajib diperangi, karena dia telah menyatakan sebagai musuh Islam lewat komentar disampaikannya selama ini. Ahok dengan terang-terangan telah menghina Alquran dan itu sama dengan menghina Allah Swt.   

Salah satunya menyebutkan surat Almaidah ayat 51, tentang Allah melarang muslim memilih pemimpin di luar muslim, bohong, �Dalam Alquran, Allah dengan jelas menyebutkan untuk memerangi kafir harbi hingga tidak ada lagi fitnah terhadap Islam,� sebutnya.    

Sebelum batas kesabaran umat muslim Indonesia habis, Ahok diminta segera bertaubat dan memohon maaf kepada seluruh umat muslim di dunia. Setelah itu, Ahok harus mundur dari jabatan dan harus digugurkan dari calon gubernur DKI periode 2017-2022.    

Pasalnya, Ahok telah melanggar undang-undang tentang penistaan agama. Selain itu, Ahok kata Muslim, mengalami penyakit psikologis hingga berani merongrong Pancasila.   

Jika tuntutan FPI Aceh tidak digurbis Ahok, maka dengan terpaksa ke 30.000 mujahidin FPI Aceh akan berangkat ke Jakarta membawa api guna melawan peninsta agama tersebut,� kata Muslim At Thahiry. [beritasore]


Di salah satunya media sosial tepatnya di Group Facebook "Beranda JOKOWI DAN AHOK" seseorang yang bernama Steven buat satu pernyataan yang begitu RASIS, tersebut.

Tulisannya : Ini yakni bentuk provokasi yang harusnya tidak dapat di buat, ini bakal menyulut masalah dan bakal jadi sumber persoalan besar kelak.

terutama untuk Warga Pribumi serta Keturunan Tionghoa yang ada di Negara Republik Indonesia ini.

Semestinya dia..!!!!!!!

(STEVEN) harus memikirkan dengan jeli dan fikirkan momen waktu lalu pada th. 98, dimana kerusuhan yang demikian miris dimana sebagian orang Keturunan Tionghoa di b4nt4i.

Dan Pada Pihak Kepolisin mesti mengusut ini, karena sudah bikin satu provikasi yang bisa menyulut kerusuhan di NKRI ini dan berikut sepatutnya dimaksud dengan T3R*RIS.

Sumber Foto: umdah.co

Seuramoenews.com || Banyak pertanyaan kepada saya apakah saya harus keluar untuk berdemo atau tidak? Dan sesungguhnya sumbernya, entah mau berdemo atau tidak, selama hal tersebut yang tidak dilarang oleh Allah Swt. dan selama tidak menimbulkan perpecahan bagi umat Islam, maka silakan agar jangan sampai bertikai bagi yang berdemo dan yang tidak berdemo.

Hendaknya kaum Muslimin memahami bahwa kita mengagungkan agama Allah dengan tidak mencaci berhala-berhalanya umat non-Muslim agar mereka tidak balik mencaci Allah Swt.

Bagi yang keluar untuk berdemo, tidak boleh mencaci dan tidak boleh melanggar aturan dan perintah agar tidak mengganggu yang lainnya. Sebagaimana pemerintah tidak boleh melarang mereka yang berdemo dengan cara-cara yang tidak benar, selama mereka berada di jalur yang sesuai syariat Allah Swt. Silakan kalian berdemo tetapi jangan mencaci, jangan mendengki dan jangan membenci, karena apabila dilakukan justeru membuat semakin runyam. Begitupula orang yang tidak berdemo, tidak boleh mencela orang yang berdemo.

Kita berpesan pada mereka agar mereka berdemonstrasi yang damai, dengan cara yang baik. Kita berpesan pada mereka yang tidak berdemonstrasi bahwa mereka lebih mencari keamanan bagi dirinya, kedamaian bersama, dan jangan lupa berdoa agar Islam tetap terjaga kemuliaannya hingga akhir nanti. Ini yang kami pahami dari cara Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat serta tabi�in.

Kami tidak akan mengajak massa kepada partai manapun, sebab kami hanya mengajak kepada Allah Swt. Kita takut wajah kita akan menjadi hitam jika kami salah mengambil pilihan karena memilih orang yang tidak diridhai Allah Swt. Kami mengajak kepada Allah kepada semua partai, semua pejabat pemerintahan dan semua kaum Muslimin, untuk memakai akal sehat agar menggunakan cara-cara yang baik.

Tugas para ulama untuk mengajak umat kepada Allah Swt. Ulama bukan menjadi barang dagangan untuk memuluskan kepentingan pribadi atau kelompoknya. Kalau seandainya para pemimpin negara itu pantas untuk menjadi kendaraan menuju surganya Allah maka aku akan mengikutinya.

Arahkan hati kalian untuk menuju rahmat Allah Swt. Marilah kita bersama menghadap kepada Allah Swt. Ya Allah jauhkanlah Indonesia dari segala perpecahan dan musibah. Amiin. Ya Allah jadikanlah hawa nafsu kami ikut kepada apa yang diinginkan oleh Allah Swt. Amin.

(Petikan taushiyah Habib Umar bin Hafidz di Masjid Istiqlal Jakarta 31 Oktober 2016, ditulis oleh Ust. Imron Rosyadi).

Sumber Rujukan www.umdah.co

Guru Muda Tgk Khalilullah Seorang Haafidz Al-Quran 30 Juz

Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rajiuun telah pulang ke rahmatullah guru kita tercinta, sahabat kita tercinta karena Allah, ustadz Kholilullah bin Raudhi dalam musibah yg insyaAllah penuh rahmat Allah, menghadap Allah bersama 6 ikhwan beliau dalam perjalanan pulang da'wah dari pulau Siemeulu Sinabang Aceh.
Masya Allah usia beliau masih muda 23 tahun, seorang haafidz, hafal Alqur'an 30 juz, dan guru para penghafal Alqur'an di pesantren Darus Salam Labuhan Haji Aceh Selatan.
Semua guru dan santrii mengenal almarhum imam tampan lahir bathin, karena memang beliau imam favorit yangg tampan, yg disenangi semua jamaah, para guru dan santri karena kesyahduan dan keindahaan qiraatnya.
Rendah hati, santun, murah senyum, dan mudah akrab pada siapapun, namun memiliki kepribadiaan yang kuat dalam Tafaqquhu Fiddiini, khasnya seorang yg haafidz.
Kini beliau menghadap Allah dari pulang dalam perjalanan da'wah fiisabilillah, pulang menghadap KEKASIHNYA Robbul Jali yang KalamNya dihafalnya. Dan itu sesuai dengan nama almarhum Kholiilillah yang berarti kekasih Allah.
Selamat bertemu Kekasihmu, guru kami tercinta.
"MasyaAllah demi Allah abang cemburu padamu ya adikku tercinta Kholiilullah, engkau haafidz, engkau menghadap-Nya saat terindah dalam perjalanan da'wah di JalanNya...Uhibbukum Fillah ya Kholiilullah". Ucap
K. H. Muhammad Arifin Ilham
Allhumma ya Allah, ampunilah seluruh dosa almarhum guru kami, terimalah disisiMu sebagai kekasihMu, dan masuklah almarhum dalam keridhoan SyurgaMu...aamiin

Wafga Aceh di Malaysia Dukung Tusop-dr.PUR sebagai Bupati Bireuen 2017-2022

Kuala Lumpur, seuramoenews.com � Anak Rantau Aceh di Malaysia  menyatakan kami sepakat mendukung Tusop - dr. PUR sebagal calon Bupati Bireuen pada 2017 mendatang.

Pernyataan tersebut muncul dalam Pertemuan mereka saat menyaksikan Moto GP yang berlangsung di Sepang Malaysia , Kuala Lumpur, Minggu, 30 Oktober 2016.

Pernyataan tersebutpun mulai muncul di media sosial Facebook :

Seperti akun SamSul Heri "Perbaikan Dan Perubaha Yang Kami Butuh Kan, Merantau Bukan lah Cita2 Kami, Tapi Keadaan Yang Memaksa Kami Disini...

###  KOTA KU KEBANGAAN KU DISITU LAH KAMI  BERMIMPI##FOR BIREUN'''"LOVE JEUNIEB,,,NO 3 Ayah Geutanyoe.

Akun Syauki Annawawy : Demi kebaikan dan perbaikan. Nomor 3 selalu di hati  masyarakat aceh Malaysia sampai hari H  nanti.

Akun Tgk Almahalli : Salam kebaikan dan perbaikan Sepang- Malaysia untuk para pecinta kebaikan dan perbaikan menuju perubahan bireuen 2017-2022 ...



Dari sini kami mendukung Tusop-dr.PUR menjadi Bupati Bireuen. Aceh itu bumi Aulia pemimpinpun harus berhati mulia

Warga Aceh Dimalaysia Ikut mendukung Tupsop-dr.PUR untuk menjadi Bupati Bireuen 2017 mendatang

Dari sini kami mendukung Tusop-dr.PUR menjadi Bupati Bireuen. Aceh itu bumi Aulia, pemimpinpu harus berhati mulia

Sumber foto Mudhiatulfata.com

Seuramoenws.com, Aceh - Menyahuti seruan aksi damai yang akan dilaksanakan pada hari Jum�at di Ibukota DKI Jakarta tanggal 4 November mendatang, FPI (Front Pembela Islam) Aceh, melalui Panglima MADAR (Markas Daerah) Laskar Pembela Islam (LPI) Aceh, mengajak masyarakat dan kaum muda nanggroe, pegiat dan aktivis islam, muslimin dan muslimat di seluruh Aceh agar menghadirinya dan serta mendoakan agar sukses dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Panglima MADAR LPI Aceh, Tgk Achmad Shanjy kepada tim Mudhiatulfata.com via messenger (Jum�at, 28/10/2016).

�Saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, muslimin dan muslimat untuk menghadiri dan menyukseskan syiar aksi damai bela agama di Jakarta yang telah dinistakan. Demi tegaknya supremasi hukum di NKRI, sengaja atau tidak kepada iknum pelaku maka hukum harus tetap ditegakkan untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,� ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengajak khususnya masyarakat Aceh dan umumnya seluruh rakyat Indonesia agar dapat membuktikan diri bahwa kita adalah bangsa besar yang beradab dan cinta damai,  dapat menjalin persaudaraan antar sesama umat beragama, suka dan ras dengan menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan demi tegaknya keharmonisan persatuan bangsa ini.

Dalam aksi damai yang akan dimulai dengan shalat Jum�at bersama di Masjid Istiqlal kemudian dilanjutkan berlongmarch menuju istana negara. Diharapkan dapat sama-sama menjaga kedamaian, ketertiban, kebersihan dan keamanan.

�Jaga ukhuwah Islamiyah, hindari anarkhisme dan jangan merusak fasilitas umum karena gerakan kita adalah gerakan menegakkan keadilan dan supremasi hukum, bukan gerakan politik. Kepada semua peserta aksi gunakan pakaian putih-putih, dan bawa bendera Merah Putih, a tas nama Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI (GNPF-MUI).� Ungkapnya.

Harapannya bagi saudara-saudara / ikhwan yang berminat ke Jakarta untuk mengikuti aksi ini agar dapat segera mendaftar kan diri ke MADAR LPI Aceh dengan menghubungi nomor kontak seluler (082368068123 � 081360889290).

Dengan catatan tidak lupa membuat atau meninggalkan surat wasiat kepada keluarga masing-masing atas konsekwensi kesyahidan (mati mulia) harus siap dengan semangat pengorbanan yang dibarengi ketulusan dan keikhlasannya dalam bela agama. (yma)
Sumber [Mudhiatulfata.com]

Guru kita, Tgk. H. Nuruzzahri (Waled Samalanga
Seuramoenews.com - Tidak akan berjaya seorang pelajar yang hanya meneguk ilmu dari gurunya tanpa menjadikan akhlak dan tingkah laku gurunya sebagai penopang ilmu yang ia miliki. Pada diri guru yang alim tersimpan akhlak luhur yang harus dipedomani. 

Imam Zakaria Al-Anshari salah seorang ulama Syafi'iyah yang sangat alim, beliau dikenal sebagai Imam Syafi'i kecil pada masanya karena kedalaman ilmu fikih yang dikuasai, sehingga para ulama Syafi'iyah ada yang berujar, "Jangan pernah mengaku diri kita sebagai pengikut Mazhab Imam Syafi'i jika belum membaca kita 'Asnan Mathalib' karya Imam Zakaria Al-Anshari!"

Pada diri Imam Zakaria terdapat akhlak yang luhur. Beliau sangat menghargai makanan, setiap makanan yang dimakan selalu habis dilahap, tidak ada sedikitpun yang dibuang. Bahkan sejarah mencatat, ketika mengajar di Kota Suq Jum'ah Kota Kairo, setiap sepertiga malam.

Imam Zakaria Al-Anshari selalu bangun mengintip tempat sampah yang ada di sekitarnya untuk mencari kulit bitthih (buang semangka) yang dibuang orang. Apabila beliau menemukan kulit semangka dalam tempat sampah yang masih tersisa isinya, beliau mengambilnya, kemudian dibawa pulang ke kediamannya untuk dicuci, lalu dimakan olehnya sisa-sisa itu.

Akhlak Imam Zakaria sering aku temukan pada teman-teman dari Hindia yang belajar di Al-Azhar. Agar isi buah semangka itu tidak ada yang terbuang, mereka selain menggunakan pisau untuk mengupasnya juga menggunakan sendok untuk mengkerok semua isinya untuk dimakan.

Guru kita, Tgk. H. Nuruzzahri (Waled Samalanga demikian. Setiap duduk makan dengannya, aku selalu memperhatikan piring beliau makan. Sejauh yang aku lihat, setiap melahap makanan, beliau tidak pernah meninggalkan sisa sedikitpun dari makanannya yang terbuang. Rahimahumullah yang Maulana.

Penulis : Abdul Hamid M Jamil
Editor : HyM
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget