Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Nuga Lantui"

Ini hari kuwasiatkan padamu sekalian anak negeri, ihwal pentingnya menuntut ilmu. Asbab pentingnya ilmu itu adalah ianya bak pelita dalam kegelapan, dian penerang kala kelam. Aneu�k manyak tapeureuno�, b�k r�h dudo� jih cilaka, taseuleuwah geunap uro�, bak meubudho� tabri aja.

Wajib bagimu wahai sekalian orang tua memberikan pengajaran kepada kamu punya keturunan, agar anakmu tahu beda benar salah, mampu memelihara iman, kuasa pula melawan nafsunya.

Dengar wasiatku akan tamsil pengajaran itu; Peungajaran nyang th�un nafsu, hana l� hu gadoh bisa, peungajaran nibak ma-ku, mis� mutu l� hareuga. Peungajaran nyang peurintang, nafsu panyang jipeugisa. Guna teungku peungajaran, sang lam malam teubi�t cahya. Peungajaran sang keumodo, ho hajat dro� tapeugisa.

Makna pengajaran itu ialah memberikan ajar yang baik-baik akan anak-anakmu, agar ianya berilmu pengetahuan, sanggup menjalani hidup di dunia, kuasa pula menjawab persoalan akhirat. Kelak ketika ianya berilmu dari itu pengajaran, maka segala mara bisa dilalui olehnya. Dengar kataku, keu �leum�e mis�u parang ng�n tatubang kay�e raya.

Untukmu cucuku, kuwasiatkan pula akan adab menuntut ilmu itu. Hormati orang tuamu, hargai gurumu, dengan itu kamu akan selamat dunia akhirat. Ayah ng�n Poma seureuta gur�e, ureu�ng nyan man lh�e tapeumulia, meuny� na salah meuah talak�e, akhirat teunt�e meutum�e syiruga.

Dalam menuntut ilmu itu, berkongsilah kamu sekalian dengan rakan sepadan. Jangan kamu berkawan dengan mereka-mereka yang tak berpendidikan, karena itunya akan membuat kamu menanggung malu dari tabiat mereka.

Kataku akan itu; Bak i� lint�ng b�k tath�un amp�h, bak i� tir�h b�k tatheu�n bub�e, b�k tameurakan ng�n si pal�h, ar�uta hab�h geutanyo� mal�e. Maka berkawanlah kamu sekalian dengan orang-orang berilmu, bung�n r�m bung�ng rihan, bung�n peukan nyang mangat b�e, tameukaw�n nyang sipadan, tameurakan nyang t�b mal�e. Ingat olehmu wahai anak negeri akan daku punya wasiat ini. [Nyak Kaoey]

Ini zaman para penjual kecap beraksi. Beruntung, Pilpres kali ini hanya ada dua golongna penjual; kecap merek Prabowo, satunya lagi merek Jokowi. Yang membuat Nyak Kaoey heran, jual kecap kok saling membusukkan?

Inilah para pedagang politik yang mengabaikan kesantunan. Jejering sosial dan dunia maya bagai lading perang pembusukan lawan. Rakyat yang bingung, setiap hari dijejali informasi yang tidak berimbang, k�n han l�n pako�, k�n han l�n hiro�, nyo� bak masalah nanggro� ka jimeuseurapa.

Celakanya lagi, para pedagang politik itu membawa-bawa nama agama. Untung belum sampai pada mengkafirkan lawan, kajipeu�k geulayang lam uro� tar�k. Tapi bagi rakyat Indonesia, khususnya Aceh, Nyak Kaoey berpesan, pilihlah presiden yang sesuai menurut hati dan nurani masing-masing, jangan pilih presiden karena bualan penjual kecap.

Salah memilih pemimpin akan rugi selama lima tahun, ibarat kata teulah sith�n ureu�ng meugo�, teulah siuro� ureu�ng meurusa. Nyang teulah lim�ng th�n nyan rakyat salah pil�h. Jadi jangan sampai salah pilih.

Karena itu Nyak Kaoey tidak mau ambil pusing, kedua pasangan calon presiden itu sama saja, ada plus ada minusnya. Siapapun yang terpilih kita lihat nanti pada hari pencoblosan, boh j�k boh beulangan, wat�e tr�k tab�h nan. []
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget