Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Video"

AMNews - Seekor babi hutan masuk ke Masjid Nurul Amal di Perumahan RS Pemda di Cipocok Jaya, Kota Serang Banten pada Minggu (22/9/2019) pagi. Kejadian itu membuat ibu-ibu yang sedang berada di masjid lari kocar-kacir.

Titin, seorang warga menceritakan, saat itu sedang ada pengajian rutin dan dan santunan ke anak-anak yatim oleh ibu-ibu setempat. Tiba-tiba sekitar pukul 10.00 WIB, seekor babi hutan masuk ke masjid, di ruang toilet dan masuk ke ruang salat.

“Itu pada kaget semua, tadi kejadian sekitar jam 10-an lagi ada pengajian sareng (sambil) santunan membagikan ke anak yatim,” tutur Titin dikutip Detik, Minggu (22/9/2019).


Selanjutnya


AMNews - Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh (PA), Azhari alias Cage, mengaku dirinya mengalami pengeroyokan dan pemukulan oleh sejumlah oknum polisi, yang tengah mengamankan aksi unjuk rasa di kantor parlemen tersebut.

Kepada popularitas.com, yang menghubunginya, Azhari Cage menceritakan kronologis peristiwa yang menimpanya tersebut. Kasus pemukulan terhadapnya berawal dari kedatangan sejumlah mahasiswa yang menuntut kejelasan tentang nasib Bendera Aceh ke Kantor DPRA, Kamis, 15 Agustus 2019 siang.

Sebagai anggota DPR Aceh, dirinya diminta oleh pimpinan untuk menemui mahasiswa yang sedang aksi tersebut. Selanjutnya, saat Ia menemui peserta demo, sebagian dari mahasiswa itu tidak puas, dan memaksa untuk menghadirkan ketua.

Lantas, Cage berkomunikasi dengan Sulaiman selaku pimpinan tentang aspirasi mahasiswa tersebut. Dia selanjutnya bersama dengan Ketua DPR Aceh menemui para demonstran.

Usai salat Ashar, ternyata mahasiwa belum membubarkan diri. Mereka memilih untuk duduk di halaman kantor DPR Aceh. Saat itu situasi di lapangan sudah chaos. “Para polisi yang mengamankan aksi unjuk rasa membubarkan mahasiswa secara paksa dengan cara dipukuli,” tutur Cage.

Melihat situasi tersebut sambungnya, dirinya bermaksud ingin melerai. Namun, justru dia ikut dipukuli oleh sejumlah polisi yang mencoba membubarkan mahasiswa. “Ada delapan polisi yang memukuli saya,” tukasnya.

Tidak terima hal tersebut, katanya, setelah berkonsultasi dengan pimpinan dewan, dirinya melaporkan kejadian ini ke Polda Aceh. Cage meminta Kapolda untuk mengusut dengan tegas kejadian yang menimpa dirinya.

“Saya ini anggota dewan, sedang bertugas menampung aspirasi mahasiswa,” ujarnya.

Apa yang dialaminya, sebut Cage, adalah sesuatu yang berada dalam luar batas tindakan SOP kepolisian dalam mengamankam aksi unjuk rasa.

“Saya ini dipukuli di rumah sendiri sama polisi polisi itu,” ujarnya.

Sebagai warga negara yang taat hukum, sebut Cage, dirinya telah melaporkan sikap arogansi pihak kepolisian ini. Namun mesti dicatat, kata dia, secara kelembagaan DPR Aceh, persoalan ini akan berbuntut panjang. Dia juga meminta Kapolda Aceh untuk bertanggungjawab atas aksi anak buahnya di lapangan. [SUMBER]

AMP - Militan lokal di Rakhine, Myanmar, yang menyebut diri sebagai Tentara Keselamatan Arakan Rohingya (ARSA) tengah menjadi sorotan. Kelompok ini menyerang militer Myanmar dan mengklaim berjuang untuk memulihkan hak-hak warga Rohingya.

Seperti dilansir media Inggris, The Guardian, Senin (4/9/2017), nama militan ARSA marak diberitakan beberapa pekan terakhir, setelah konflik kembali pecah di Rakhine. Kata 'Arakan' dalam nama ARSA merupakan sebutan lain untuk wilayah Rakhine, yang banyak ditinggali etnis muslim Rohingya.

Otoritas Myanmar telah menyatakan ARSA sebagai organisasi teroris. ARSA kini tengah diburu militer Myanmar, setelah mendalangi rentetan serangan. Pemerintah Myanmar menyebut ratusan militan ARSA dengan senjata api, tongkat dan peledak rakitan melancarkan serangan terkoordinasi terhadap pos-pos keamanan polisi di Rakhine bagian utara pada 25 Agustus lalu. Serangan itu menewaskan 12 anggota pasukan keamanan Myanmar.

Pemerintah Myanmar menyebut ARSA sebagai 'ekstremis teroris Benggala', merujuk pada sebutan mereka sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. Myanmar juga menuding ARSA telah membantai warga sipil di Rakhine.

Melalui Twitter, ARSA memang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan terhadap pos kepolisian Myanmar beberapa waktu terakhir. Namun ARSA menegaskan diri sebagai pejuang kebebasan dan menyebut serangan itu sebagai 'langkah sah' untuk mengembalikan hak-hak Rohingya, yang tertindas dan tidak memiliki status kewarganegaraan di Myanmar.

Salah satu anggota ARSA yang bersedia berbicara via sambungan telepon dengan The Guardian, menegaskan tujuan utama dari kelompoknya.

"Sekarang, kami tidak mati dan tidak juga hidup, jadi kami perlu melakukan sesuatu," tegas Hashem (26), seorang warga Rohingya yang mengaku telah bergabung dengan kelompok militan ARSA. Dia merujuk pada nasib warga Rohingya di Rakhine juga di kamp pengungsian di Bangladesh yang tidak layak huni.

"Kami ingin hak-hak kami. Jika ini tidak terjadi, kami mati atau mereka yang mati," imbuhnya dari sebuah kamp pengungsian di Bangladesh.

Rohingya yang jumlahnya mencapai 1,1 juta jiwa di Rakhine, tidak mendapat akses pada pekerjaan dan pendidikan di Myanmar. Warga Rohingya yang banyak menganut Islam ini juga tidak memiliki status kewarganegaraan. Para pengungsi Rohingya menyebut militer Myanmar melakukan kekerasan dalam operasinya di Rakhine, dengan membakar desa-desa setempat dan menembak secara membabi-buta.

Namun otoritas Myanmar menegaskan mereka melakukan operasi militer di Rakhine secara legal. "Untuk alasan keamanan, tidak ada cukup personel polisi lokal dan pasukan penjaga perbatasan, itulah mengapa militer membantu mereka dalam pengamanan," sebut Menteri Kesejahteraan Sosial Myanmar, Win Myat Are, kepada The Guardian.[Detik.com]

AMP - Heboh video pelecehan perempuan tua oleh sejumlah pria muda di sosial media tak kalah viral juga dengan ibu-ibu joget meriang di Museum Tsunami.

Museum tempat mengenang para syuhada itu, gegap gempita dengan joget meriang ibu-ibu dalam satu acara beberapa waktu lalu.

Video ini kemudian dikecam setelah diunggah ke akun facebook Manshoor Starvision.

Ia menulis status menyertai video joget meriang ibu ibu tersebut sebagai berikut:

"Kalau di mulut memang sayang pada Museum Tsunami Aceh tp apa yang telah dilakukan selama 2017 ini ...pemimpin yang begini lah yang telah merusak syariat dan nama baik Museum Tsunami Aceh ...mayat tsunami sudah tenang dan jangan pernah sekalipun mengatas namakan mereka untuk mendapat kan keuntungan ...pengikut nya siapa saja sih?"

Video tersebut sudah dibagikan ke 1.322 akun hingga sore ini dan ditonton oleh 56 ribu warga net.

Banyak yang mengecam "joget meriang" tersebut, netizen menganggap hiburan tak pantas di tempat mengenang para syuhada korban tsunami.

Revie de Costa nyan payah bie hukuman..yue peugleh mandum jeurat kuburan massa tsunami mandum yg na di banda aceh.

Andrian Atl Mungkin para syuhada korban tsunami butuh hburan x ya..! Han ek tkhem Aceh, syari'at Islam Gah sagai, tpi klakuan jeut takalen.. Nyan cntoh

Teuku Feri Suryadi AMd TKayaknya yg joget2 org punya gaji dari pemerintah ya dari instalasi apa aja tu yg ge dangdutan

Syarifah Darmawati Al-idrus Syarifah Darmawati Al-idrus Hawa lom sang stunami troeh

Fakhrurrazi Mptt Fakhrurrazi Astagfirullah Bukankah itu tempat dmna Kita mengenang kebesaran Allah
Lalu apa yang mereka lakukan Apakah mereka mengundang kembali bala yang Allah berikan.(Serambi)

 Video wanita masukkan kepalanya ke dalam jaket di atas pria yang duduk ini dikecam warganet.

Video tersebut tersebar di Facebook.

Tindakan dua sejoli yang dibutakan hawa nafsu itu mendapat respon keras dari netizen.

Betapa tidak, mereka melakukan hal tak senonoh di tempat umum.

Meski belum diketahui, siapa dan dimana video itu direkam, namun netizen menyayangkan penampilan wanita yang tertutup hijab.

Video seperti ini memang cukup banyak di media sosial.

Tak ada lagi saringan agar video seperti itu masuk ke media sosial.

Dampaknya tentu sangat amat fatal.

Selain si pelaku yang ada di video, tindakan mesum yang ada di media sosial juga berdampak buruk bagi anak kecil.

Pertimbangan ini pula yang dipikirkan warganet di postingan akun Facebook Humor Dewasa 18+.

Video dua sejoli yang diduga sedang melakukan mesum itu diposting kemarin, Sabtu (22/7/2017).

Hingga minggu (23/7/2017) sudah 489 ribu kali tayang.

Bahkan dari 1.500 komentar, postingan ini juga sudah 3.456 kali dibagikan.

Dalam video tersebut tampak seorang pemuda berkaos abu-abu corak merah.

Dia duduk bersama seorang wanita berbaju kuning dengan celana panjang biru.

Wanita itu juga menggunakan kerudung cokelat.

Awalnya memang hanya duduk.

Selang beberapa lama, pria ini menaruh switer abu-abu di pangkuannya.

Dengan tanga kirinya, lelaki ini kemudian mengayuh leher wanita itu.

Kepala dara cantik ini kemudian masuk ke dalam switer.

Cukup lama, gerakan kepalannya juga cukup konstan.

Lelaki tersebut tetap duduk tegak, matanya bergerak menutup dan terbuka.

Setelah selesai, wanita ini kembali duduk seperti biasa.

Dia mengambil air mineral, setelah minum kemudian membasuh bibirnya.

Bukan lagi kepala, kini tangan wanita ini yang masuk ke dalam switer.

Tindakan itu terus diulang hingga video ini habis di tujuh menit.

Terang saja, melihat video seperti itu banyak netizen yang berang.

Laras Ati : Jangan di tempat umum gitu kenapa , ga tau malu , di hotel kan aman ga ada yg lihat

Dona Qytto : Jgn kaitkan sama hijabnya,,tu yg buruk pribadinya,ahlak masing2,,jilbab g salah.jilbab cuma korban,korban manusia g bermoral.

Feri Satria : Kasihan mereka,mudah2an mereka insyaf n sadar akan perbuatan mereka,mudah2an mereka tdk melakukan perbuatan yg lebih buruk lagi yg menambah murka Allah aamiin

Arie Cuplis : Itu sponsor Aqua atau sedotan yaaak.. sedotttt terussssssss..

Gemboox Ustadz : Nongkrong Kreteg fbnya katanya efry pratama yang cewek orang pati gan.

Video tak bisa ditayangkan karena berbagai pertimbangan !(Trb)

AMP -- Sebuah video bikin heboh dunia maya. Video Youtube yang diunggah oleh Kaca Tama pada Juli 2014 lalu sudah ditonton lebih dari 20 ribu kali. Dan menuai pro maupun kontra dalam komentar-komentar di unggahan video ini.

Dalam video tersebut terlihat sesosok bayangan mengepak-kepakkan sayapnya ada yang menyebut malaikat ada juga yang menyebut kuda putih terbang lalu mendekati sebuah pesawat dan pesawat jatuh meledak. Suara Allahu Akbar bersahut-sahutan melatarbelakangi tayangan video ini.

Ada yang menyangsikan keaslian video ini seperti akun Purwo Ardandi yang menulis beberapa poin tentang kelemahan tayangan tersebut. Ia menilai tayangan ini hanya editan. Sementara banyak juga yang pro dan kontra terkait video ini ada yang menilai video ini asli. Ada pula yang menyatakan bahwa peristiwa yang ada dalam video tersebut terjadi di Suriah, bukan di Palestina.

Namun lepas dari pro dan kontra satu akun bernama Juno Chilo menulis seperti ini. "Biarkan menjadi rahasia Allah... editan manusia atau asli nyatanya yg penting bagaimana sikap kita menanggapinya... perkuat iman dan rasa persaudaraan masing2 umat," tulisnya.  (Konf)

Berikut videonya:

AMP - Pernikahan imam muda Muzammil Hasballah (24) dengan Sonia Ristanti (22) pada Jumat (7/7/2017) disaksikan sejumlah besar jamaah yang melaksanakan sholat Subuh di Masjid Agung Al-Makmur, Banda Aceh. Jamaah memadati sampai lantai dua mesjid yang lebih dikenal dengan Mesjid Oman. Sebelum akad nikah Muzammil juga menjadi imam sholat subuh. Dara yang dipersunting oleh Muzammil adalah gadis kelahiran Simeuleu.

Prosesi ijab kabul sendiri dilaksanakan usai sholat subuh pukul 06:00 Wib, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran langsung oleh Muzammil Hasballah. Orang tua dari Sonia Ristanti menjadi wali dalam ijab Kabul tersebut dan mahar untuk gadis berdasar tersebut sebanyak 20 mayam emas, sedangkan khutbah nikah disampaikan oleh T.Fakhruddin Lamuddin.

Menurut panitia dari Mesjid Oman akad nikah usai sholat subuh baru pertama kali dilakukan di mesjid ini. Hal ini merupakan kesepakatan antara pihak mesjid dengan keluarga kedua mempelai.

Pernikahan Muzammil menjadi viral di media sosial. Sebuah undangan beredar di medsos, dalam undangan tersebut, Muzammil mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Subuh bersama dan untuk selanjutnya menyaksikan akad imam muda tersebut.[acehtrend.co]

AMP - Pengawas PT Indonesia Tshing Shang Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, melarang karyawannya yang beragama Islam untuk Salat Jumat berjamaah. Hal ini terungkap dalam video yang beredar di Facebook. Video itu diunggah pertama kali oleh akun Kaiza Eqio pada 21 Mei 2017.

Dalam video tampak seorang pengawas PT ITSS yang tidak bisa berbahasa Indonesia, hanya memperbolehkan karyawan Salat Jumat secara bergantian.

Lantas, sejumlah karyawan tampak menyampaikan dengan perantara alih bahasa bahwa Salat Jumat tidak bisa dilakukan bergantian. Tapi tetap saja, pengawas itu bersikeras hanya mengizinkan dua orang untuk salat lalu bergantian.

Menanggapi beredarnya video tersebut, pihak PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), perusahan yang menaungi PT ITSS, mengeluarkan pernyataan klarifikasi pada 22 Mei 2017.

Humas PT IMIP, Dedy Kurniawan, menyebut pihaknya telah mencermati video yang beredar di media sosial tentang pelarangan Salat Jumat berjamaah oleh seorang foreman (pengawas) salah satu perusahaan (tenant) terhadap tiga karyawan Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan, kejadian tersebut murni miskomunikasi karena kekurangpahaman pengawas tersebut mengenai aturan Salat Jumat yang berbeda dengan salat fardu lima waktu.

Pengawas memahami bahwa Salat Jumat juga bisa dilakukan secara bergantian seperti yang dilakukan selama ini bila karyawan ingin salat lima waktu.

"Sehari-hari, pelaksanaan salat lima waktu diatur oleh pengawas secara bergiliran di departemen atau lingkungan kerja masing-masing yang telah disiapkan. Mengingat, jika terjadi kekosongan teknis operasional pabrik, akan berakibat sangat fatal," jelas Dedy Kurniawan.

Dia melanjutkan, atas kejadian tersebut, pengawas asal China itu telah meminta maaf serta menyatakan tidak pernah bermaksud melarang ketiga karyawan melaksanakan ibadah Salat Jumat berjamaah.

Dedy sangat menyesalkan kejadian miskomunikasi itu tidak dilaporkan atau dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pimpinan dan manajemen perusahan, tetapi langsung disebarluaskan melalui media sosial sehingga memperkeruh keadaan yang dampaknya sangat merugikan perusahaan."Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang," tutur Dedy.

Dia menerangkan, perusahaan mendukung penuh kegiatan ibadah keagamaan, apalagi terhadap umat Islam sebagai karyawan mayoritas di perusahaan. Sebagai bukti, ada dua masjid di area perusahaan.

Bahkan saat ini sedang dibangun satu masjid besar dalam kawasan industri yang mampu menampung kurang lebih 1.000 (seribu) jamaah. Proses pembangunan masjid tersebut baru mencapai 25 persen dan diharapkan selesai pembangunannya pada akhir 2017. SUMBER

Relawan pro Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang sempat melakukan aksi unjuk rasa di lokasi di mana Ahok ditahan yakni Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017) malam, menjadi viral di dunia maya.

Hal itu dikarenakan dalam aksi demo tersebut, salah seorang perempuan melakukan orasi dan dengan lantang menilai vonis atas Ahok ini kesalahan Jokowi.

“Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY…..,” kata sang orator dengan lantang di atas podium dengan menggunakan pengeras suara.

Namun belum sempat dilanjutkan, orasi yang keceplosan itu langsung digantikan oleh moderator dengan teriakan. "Bebaskan Ahok.”

Video orasi tersebut yang diunggah oleh akun opini bangsa di youtube pada Selasa (9/5/2017) malam, sudah dilihat lebih dari 93.867 kali.

Adapun beberapa komentar tersebut yakni:

Dani Firdaus : anjayyy muncrat2 kena jigongnya wkwkwkwkwkw..... dia lupa Ahok sama Jokowi satu hati.....malah bilang rezim jokowi lebih parah dari sby akhirnya kebenaran terungkap juga.

regie rolland : mangka nya di cut sama pimpinan orator lain

Leti Nur Aini : abis ngomong "rezim Jkw lbh parah dari rezim Sby" suasananya jadi awkward ya, si emak langsung blepotan ngomongnya... keceplosan dari hati yg paling dalam..

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyurati seorang wanita berinisial VKL yang berorasi di depan massa setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Surat tersebut terkait pernyataan VKL dalam orasinya yang dinilai Tjahjo memfitnah Presiden Joko Widodo sekaligus memprovokasi massa.

"Saya segera mengirim surat kepada dia. Dalam waktu satu minggu, dia harus menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya itu," ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (11/10/2017) dikutip dari Kompas.com.

Tjahjo mengaku sudah mendapatkan data mengenai identitas VKL, berikut alamat rumah hingga latar belakang yang bersangkutan.

Menurut Tjahjo, kata-kata VKL dalam orasi yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, tidak pantas.

Selain mengklarifikasi, Tjahjo juga minta VKL minta maaf atas pernyataannya tersebut.


Permintaan maaf mesti dimuat di media massa nasional.
"Jika dalam satu minggu tidak mengklarifikasi dan meminta maaf di media massa nasional, saya sebagai warga negara, pembantu Presiden dan Mendagri, akan melapor ke polisi," ujar Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, tindakannya tersebut merupakan bagian dari pendidikan politik untuk rakyat Indonesia.

Orasi VKL tersebut sendiri disampaikan usai majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Basuki Tjahaja Purnama dipenjara dua tahun dan diperintahkan untuk langsung ditahan.(trb)

AMP - Fenomena gancet, dimana alat kelamin pria tidak bisa keluar dari alat kelamin wanita saat b3rhubung4n int1m, ternyata bukan cerita bohong. Fenomena ini benar-benar terjadi. Bahkan, gancet tak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di luar negeri.

Selama ini, banyak yang tidak percaya dengan gancet. Sebab, gancet dianggap hanya cerita bohong karena mayoritas masyarakat belum pernah melihat buktinya, baik berupa foto maupun video.

Kini, keraguan itu akan hilang ketika menyaksikan langsung video gancet yang terjadi di Afrika. Di video itu, seorang pria berhubungan intim dengan istri orang lain terkena kutukan hingga kena gancet.

ideo berdurasi 7 menit 32 detik tersebut memperlihatkan pasangan mesum tak bisa berbuat apa-apa di atas ranjang. Keduanya tidak bisa melepaskan diri saat berhubungan intim.

Wanita dalam video itu hanya bisa menangis tersedu-sedu, sambil menutupi wajahnya dengan tangan. Sedangkan si pria yang masih berada di atas perut si wanita, terlihat sangat malu dan lemas.

Kejadian itu disaksikan puluhan orang. Bahkan, kejadian itu diabadikan dalam bentuk foto dan video. Si pria berusaha menghindari sorotan kamera.

Sementara itu, suami dari istri yang selingkuh itu tampak sedih. Dia tertunduk lemas di sudut ruangan. Ia tak menyangka istrinya selingkuh dengan pria lain.

Kasus serupa juga pernah terjadi di apartemen di Johannesburg, Afrika Selatan, Februari 2015 lalu. Pasangan mesum bernama Sasha Ngema (34) dan Qoboza (22) kena kutukan gencet.

Kejadian aneh ini pun menjadi tontonan ratusan warga hingga akhirnya polisi datang dan membawa kedua pasangan mesum itu ke polisi.

Pasangan mesum itu diduga terkena kutukan dukun yang disewa suami Sasha, Neill (44). Neill menggunakan jasa dukun untuk menyiapkan kutukan kepada istrinya agar terkena gancet jika bercinta dengan laki-laki lain.

Mantra tersebut dikenal dengan nama Muthi. Mantra itu dirancang untuk memastikan bahwa siapa pun wanita yang bercinta dengan laki-laki bukan suaminya akan terkena gancet sampai sang suami kembali untuk membalas dendam.

Hal itulah yang dialami Sasha bersama berondongnya, Qoboza. Saat sedang berhubungan badan, kelamin Sasha dan Qoboza tidak bisa lepas. Sasat kemudian menjerit dan minta tolong hingga terdengar oleh tetangganya.

“Awalnya aku mengira itu jeritan kenikmatan. Tapi lama kelamaan malah minta tolong,” ujar tetangga Sasha, Priscilla Ndlovu (34).

Berikut ini video nyata gancet yang memperlihatkan seorang pria berhubungan intim dengan istri orang lain:

AMP - Sedikitnya 39 orang tewas dan 40 orang lainnya terluka dalam sebuah serangan kelab malam Reina di Istanbul, Turki pada malam perayaan tahun baru. Pelaku penyerangan diketahui mengenakan kostum Sinterklas saat melancarkan aksinya tersebut.

Dilansir dari Mirror, Minggu (1/1/2017) media lokal setempat merilis rekaman aksi pelaku yang tertangkap kamera pengawas.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut nampak seorang pelaku tengah melepaskan sebuah tembakkan yang diarahkan pada para pengunjung.

Selain itu, video juga menunjukkan kedua pelaku sempat berkeliaran di sekitar kelab Reina sesaat setelah mereka melepaskan tembakan.

Aksi penyerangan di kelab malam di Istanbul tersebut membuat sebagian kondisi kelab hancur.

Pelaku juga terlihat menjatuhkan sesuatu sebelum keluar dari kelab. Ketika polisi tiba di lokasi kejadian, pelaku diyakini masih berada di dalam kelab. Salah satu pelaku diketahui bersembunyi di toilet sebelum akhirnya berhasil meloloskan diri.(atjehcyber.id)


Liihat videonya

Acehnese displaced people queue for their meal at a shelter after 6.5 Magnitude earthquake in Pidie Jaya, Aceh province on December 12, 2016. Tens of thousands of people have been displaced after a devastating earthquake in Indonesia killed more than 100 people, an official said on December 10, leaving communities in ruins as aid trickled into the disaster-stricken province. / AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN
PIDIE JAYA, Indonesia - A 6.5 magnitude earthquake hit Pidie Jaya district, Aceh in the early hours of Wednesday, December 7.

At least 101 people were killed, while hundreds more were injured. Over 84,000 people are displaced after their homes were destroyed. The province of Aceh declared a two-week state of emergency. These are the stories of some of the survivors. —Rappler.com

PERASAAN kehilangan merupakan gejala paling mengemuka di kalangan penyintas tatkala peristiwa bencana menerpa seseorang atau sekelompok manusia. Wujud afeksi yang muncul atas peristiwa itu pun berlaku universal. Siapa pun yang mengalami, kapan pun dan di mana pun terjadi, bencana pastilah mendatangkan penderitaan dan rasa kehilangan yang dalam.

Gempa bumi yang menerpa wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (7/12), juga bukan sebuah pengecualian. Saudara-saudara kita para penyintas dalam tragedi itu tanpa terkecuali juga merasakan penderitaan yang sama. Apalagi, gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter itu dilaporkan telah merenggut lebih dari 100 korban jiwa, juga meluluhlantakkan puluhan tempat ibadah dan ratusan tempat tinggal.

Meskipun skala dan spektrum gempa kali ini tidak semasif tragedi tsunami 2004, tetap saja hal itu tidak mampu menghilangkan penderitaan saudara-saudara kita di Aceh yang kini kembali diempas musibah. Karena itu, simpati dan empati sudah sepatutnya terus kita curahkan untuk mengurangi penderitaan mereka. Tanpa mengurangi penghargaan kepada negara yang telah hadir untuk mengatasi situasi di wilayah terdampak, kita sebagai sesama anak bangsa perlu terus bahu-membahu menghimpun dukungan untuk membuat upaya pemulihan di Pidie Jaya berlangsung lebih cepat.

Pemerintah memang telah memperlihatkan reaksi cepat begitu gempa dilaporkan mengguncang wilayah yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka itu. Sejumlah menteri pada Kabinet Kerja dilaporkan turun langsung meninjau wilayah terdampak untuk menilai situasi dan mengukur dukungan yang dibutuhkan untuk mengatasi kondisi darurat. Bahkan, Presiden Joko Widodo pun tadi malam sudah bertolak dari Jakarta dan hari ini dijadwalkan tiba di lokasi bencana untuk memimpin langsung proses pemulihan wilayah tersebut.

Atas kehadiran simbol-simbol negara di lokasi bencana tersebut, apresiasi tentu kita sampaikan. Akan tetapi, kehadiran negara itu tidak serta-merta membuat sesama anak bangsa yang berada di luar pemerintahan boleh berpangku tangan. Karena itu, simpati, empati, dan solidaritas tetap harus kita alirkan kepada saudara-saudara kita di Pidie Jaya. Sebagai satu kesatuan tubuh dalam berbangsa dan bernegara, Pidie Jaya di Nanggroe Aceh Darussalam adalah bagian tidak terpisahkan dari tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jika salah satu anggota tubuh bangsa mengalami luka dan derita, seperti yang kini tengah dialami Pidie Jaya, kita sebagai bagian tubuh lain dari NKRI pun ikut merasakan derita itu. Karena itu, mengalirnya simpati, empati, dan solidaritas seluruh komponen bangsa ke Pidie Jaya ini perlu kita rawat, jaga, dan arahkan bersama agar pemulihan pascagempa di wilayah itu berlangsung lebih cepat dan lebih menyeluruh.

Di luar penanganan kondisi darurat, evakuasi, dan program rehabilitasi melalui jalur-jalur resmi pemerintah, kita patut bersyukur karena bantuan makanan, obat-obatan, pakaian, tenda permukiman, uang tunai, dan bentuk-bentuk bantuan lain terus mengalir dari seluruh komponen bangsa. Itu pertanda bahwa solidaritas sosial kita sebagai sesama anak bangsa masih dapat kita banggakan.

Kita mau solidaritas ini dapat terus kita rawat, tunjukkan, dan tingkatkan, kapan pun dan di mana pun. Solidaritas yang ditunjukkan anak-anak bangsa kepada korban bencana gempa di Aceh menunjukkan betapa kemanusiaan bisa merekatkan kita. Kemanusiaan terbukti melampauai batas-batas etnik, ras, agama, bahkan bangsa. Keberpihakan kepada manusia dan kemanusiaan inilah yang harus terus kita rawat karena ia menjadi wahana jitu untuk mempersatukan.


Sumber: mediaindonesia.com

AMP - Cahaya misterius yang muncul di arah pesisir sesaat sebelum gempa bumi banyak dilihat warga, bahkan sebelum video ini beredar banyak warga daerah pesisir yang mengakui melihat cahaya tersebut. Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai cahaya tersebut, namun sebagian orang berasumsi itu adalah pertanda sebuah musibah, atau mungkin pesawat makhluk luar angkasa (UFO), juga kemungkinan itu adalah senjata rahasia modern pemicu gempa.

Kita tunggu saja penelitian tim Ahli sebelum kita memutuskan apa sebenarnya cahaya tersebut. Video ini sudah viral di medsos. Entah ini asli atau hanya editan belaka untuk mencari sensasi, namun beberapa warga daerah pesisir membenarkan adanya melihat cahaya itu sesaat sebelum gempa bumi.

Sumber: alhaq.xyz


Berita Polhukam - Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Aceh, Rabu (7/12/2016) pagi sekitar pukul 05.03 WIB.


Berdasarkan informasi dari situs BMKG, pusat gempa berada pada 5.19 LU dan 96.36 BT atau tepatnya 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan terletak pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Namun demikian, akibat gempa bumi tersebut puluhan bangunan rusak dan ambruk, sejumlah ruas jalan retak dan amblas, sebagian listrik padam, serta sejumlah orang ditemukan meninggal tertimpa reruntuhan bangunan.

Sejumlah warga yang terluka dilarikan ke RSU Tengku Chiek Di Tiro, Sigli, Pidie untuk mendapatkan perawatan. Menurut keterangan dari Dinas Kesehatan Pidie Jaya, total ada 25 korban meninggal.

Tiga orang meninggal di Kabupaten Pidie, 21 korban meninggal di Kabupaten Pidie Jaya, dan satu orang di Kabupaten Bireun, Aceh.



Sumber: tribunnews.com | Youtube


Berita Polhukam - Pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) terancam kena sanksi.

Pasalnya, anggota tim sukses (timses) Cawagub DKI dari Paslon nomor 2, Djarot, melibatkan anak-anak dalam kampanye di Kecamatan Cengkareng dan Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Panwaslu Jakarta Barat sudah melayangkan surat panggilan terhadap Djarot dan Timsesnya terkait kampanye pada , Rabu (30/11).

Ketua Panwaslu Jakbar, Puadi, mengatakan, Djarot dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Kamis (8/12). Sebelum memeriksa Djarot, Panwaslu lebih dulu akan memeriksa Panwascam Kalideres dan Cengkareng.

Baru kemudian memeriksa Djarot dan Timsesnya. "Kami juga menggandeng KPAI dan Komnas PA untuk menangani kasus ini," ujar Puadi ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (5/12) malam.


Sumber: wartakota.tribunnews.com
loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget