Halloween Costume ideas 2015
Articles by "CATATAN"


[portalpiyungan.co] Teuku Wisnu termasuk salah satu selebriti Tanah Air yang menunjukkan kepedulian terhadap umat muslim di Kota Aleppo. Lewat media sosialnya, suami Shireen Sungkar itu mengimbau netizen saling membantu untuk umat muslim di kota yang terletak di Suriah itu.

Ayah dua anak itupun me-repost imbauan untuk saling membantu bagi mereka yang mengalami luka, kelaparan, bahkan meninggal di Kota Aleppo.

"�Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya lah kamu akan dikumpulkan.� (QS. Al-Anfal: 24). Saat ini, tanpa melupakan Aceh, Insya Allah ACT akan memberangkatkan Global ACTion Team #SOSSyria XI (sebelas) ke titik-titik perbatasan untuk menyalurkan bantuan. Sebelumnya, pada November 2016 kemarin ACT telah berhasil menyalurkan bantuan pangan untuk warga sipil ke kota yang baru saja dikuasai penuh oleh rezim, yaitu Aleppo," tulis Wisnu lewat akun istgramnya @teukuwisnu me-repost @actforhumanity.

Menurut Wisnu, ada empat hal yang bisa dilakukan umat muslim untuk meringankan beban saudara-saudara di Aleppo, yaitu:

1. Mendoakan mereka di setiap salat malam
2. Melakukan qunut nazilah
3. Berinfak melalui lembaga kemanusiaan
4. Serta menyebarkan berita tentang Aleppo di media sosial.

Ayo bantu saudara-saudara kita di Aleppo!


[portalpiyungan.co] Aleppo telah jatuh dan perhatian, air mata dan doa seluruh warga dunia tercurah ke sana.

Separah apakah Aleppo?

Bulan Agustus 2016 lalu, Clarissa Ward, seorang wartawati CNN yang sepanjang karirnya banyak melakukan liputan di daerah konflik, membuat sebuah gambaran amat sangat gamblang mengenai situasi Aleppo.

Dalam video singkat berdurasi 1 menit 56 detik yang kini viral di media sosial, deskripsi Clarissa di depan Dewan Keamanan PBB mengenai Aleppo mampu menguras emosi pemirsanya.


"Saya telah menjadi koresponden perang selama lebih dari 10 tahun. Saya pernah ke Irak, Afghanistan, Gaza, dan setiap daerah konflik terburuk yang Anda mampu pikirkan, saya tidak pernah melihat apapun seburuk kondisi Aleppo.Tidak ada yang menjadi pemenang di Aleppo," ungkap Clarissa.

Tahun 2012, Ward adalah salah satu dari sedikit jurnalis yang berada di Aleppo.

"Dan saya dikejutkan oleh tingkat kehancuran, yang telah Anda dengar dari Dr. Ghatar. Dr. Ghatar menggunakan istilah apocalyptic wasteland, tanah yang lukuh lantak karena kiamat, dan itu terjadi di tahun 2012. Tembakan-tembakan tiada henti. Ada banyak penembak jitu di mana-mana. Dan yang saya mampu ingat adalah saya merasa amat sangat lelah akibat perasaan amat sangat takut yang dialami setiap waktu," kenang Clarissa.

"Satu-satunya hal yang saya pikirkan ketika itu, ini adalah neraka yang sesungguhnya. Beginilah rasanya neraka, dan tak ada yang lebih buruk daripada ini. Tapi ternyata situasi ini semakin memburuk, bahkan amat sangat memburuk," tambahnya.

"Yang mati terbunuh di Suriah, lebih sulit untuk dibangun kembali daripada sebuah bangunan yang hancur karena bom, adalah rasa percaya. Tidak ada rasa percaya. Tidak ada rasa percaya kepada rezim Assad, tidak ada rasa percaya pada gencatan senjata, penghentian permusuhan, atau jalan kemanusiaan, tidak ada rasa percaya kepada pemerintah Rusia, dan tak ada rasa percaya kepada kalian, kepada kita komunitas internasional. yang hanya mampu meremas-remas sela-sela tangan mereka saat rumah sakit, toko-toko roti, dan sekolah-sekolah dibom, saat bom fosfor dan cluster bom berisi proyektil-proyektil menewaskan warga sipil yang tak terhitung jumlahnya," tandas Clarissa.

"Saya jelaskan ya...orang-orang yang memutuskan untuk terus bertahan hidup di Aleppo, telah menghadapi pengeboman tanpa henti setiap hari. Hampir semua dari mereka tidak memiliki rencana untuk mengungsi. Mereka telah memutuskan sejak lama bahwa mereka lebih baik mati dengan bermartabat daripada harus mengungsi," tegas Clarissa.


[portalpiyungan.co] Salah seorang peserta seminar menelpon saya, "Pak, saya memiliki 1 minimarket di Bekasi yg berdiri 3 tahun yang lalu berkat inspirasi dari ikut seminar yg Bapak berikan. Alhamdulillah saat ini saya fokus mengelola minimarket saya, omsetnya sudah di atas 7 juta perhari."

"Tetapi 4 bulan yang lalu buka Indomaret berjarak 2 ruko di sebelah kiri saya dan 1 bulan yang lalu buka lagi Alfamart berjarak 4 ruko di sebelah kanan saya, omset saya langsung terjun bebas, saat ini menjadi hanya 1 juta per hari. Sudah pasti rugi dan saya bingung harus bagaimana. Apa sarannya Pak?"

Saya jawab, "Alfamart dan Indomaret itu sangat kuat karena memiliki banyak cabang, tetapi dibalik kekuatan itu sebenarnya ada kelemahan. Yakni tidak mudah untuk menambah jenis produk (karena sudah diatur seragam dari pusat). Nah toko bapak kan hanya satu, jadi gampang untuk mengubah/menambah jenis produk yang dijual, dan ada 1001 produk yg dibutuhkan orang yg mereka tidak jual."

"Silakan Bapak masih jualan produk yg sama seperti Alfamart saat ini, tapi tambah juga jenis lain yg mereka tidak jual, yakni ATK (mereka jual tapi sedikit), mainan, perlengkapan bayi, sandal, kacamata dll."

Beliau pun mengikuti saran saya dan menambah banyak produk di tokonya bahkan ada Aqua isi ulang, ada konter HP dll yg tidak mungkin Alfamart dan Indomaret akan mengikuti.

Akhirnya dalam tempo 6 bulan kemudian omsetnya sudah membaik menjadi 4 juta perhari (walau masih dibawah omset awal). Dia bertanya lagi, "Pak Wan yang saya bingung itu jika mereka promosi dan ada produk yang mereka jual dibawah harga grosir (tempat saya belanja), bagaimana cara menghadapinya?"

Saya balik bertanya, "berapa banyak barang promosi yg mereka jual dibawah harga grosir?"
"Tidak banyak Pak Wan, paling 5 item barang" jelasnya.

Saya lanjutkan, "Jika ada produk yang mereka jual dibawah grosir (umum ritel modern melakukan minus margin) maka jangan beli ke grosir, tapi beli ke toko mereka."

Benar, saran saya kembali diikuti, begitu Alfamart dan Indomaret promosi yg harga jual dibawah grosir maka 5 item produk itu diborong habis oleh beliau. Di saat pelanggan datang ke Alfamart produk promosi itu kosong dan bisa ditebak pelanggan datang ke tokonya. Dia menjual seharga yg dijual Alfamart (karena tidak perlu transport dan hanya butuh persiapan uang kas). Besok begitu lagi, diborong habis dan barang tersebut kosong di Alfamart.

Akhirnya Alfamart mengirim stok yg banyak dari pusat, dia tidak memborong (karena takut kadaluwarsa) dan beli hanya seperlunya saja. Alfamart tidak bisa melarang pelanggan belanja kan.

Terakhir dia bilang walaupun banyak produknya yang bisa bersaing dari Alfamart atau Indomaret namun image nya tetap mereka lebih murah. Saya tanya, "bapak ngomong gak sama pelanggan jika toko bapak lebih murah?"

"Ngomong Pak," jawabnya.
"Bagaimana ngomongnya?" lanjut saya.
"Saya bilang saat pelanggan belanja, ini gula lebih murah," jelasnya.

Saya komentari, "silahkan bapak ngomong spt itu, tetapi belum cukup, coba buat spanduk tulis bapak LEBIH MURAH DARI INDO DAN ALFA. Kan tidak ditulis lengkap Alfamart atau Indomaret."

Akhirnya dia buat spanduk tetapi tidak berani menulis nama pesaing itu, dia tulis "MINIMARKET TERMURAH, LEBIH MURAH DARI SEBELAH-SEBELAH" ????

Saat ini omsetnya sudah lebih tinggi daripada dahulu sebelum dia jatuh. Intinya, jangan takut bersaing, jangan menyerah begitu saja. Semoga bermanfaat, bantu share ya.

Penulis: Wan MH.

__
Sumber: fb Ippho Santosa



Pak Sigid Kusumowidagdo, seorang analis ekonomi yang rajin menulis seputar kondisi perekonomian era Presiden saat ini, dikagetkan dengan salah satu tulisan yang tiba-tiba "hilang" dihapus dari laman fb-nya.

"PLEASE HELP: Ada yang punya Tulisan saya terakhir (judul; Jelang akhir tahun 2016 ....)? Rupanya ada yang kurang berkenan. Dihapus. Teimakasih," tulis pak Sigid pagi ini, Sabtu (17/12).


"Makin sulit menulis di Indonesia," lanjut pak Sigid prihatin.

Untung masih ada netizen yang sempat nge-Save.

Berikut tulisannya...

JELANG AKHIR TAHUN 2016 DARI SEGI ANGGARAN BELANJA & PENDAPATAN PEMERINTAH BERADA DI BAWAH HARAPAN. 

(by Sigid Kusumowidagdo)

Menjelang akhir 2016 dengan segala perbaikan kebijakan yang telah dilakukan pemerintah kondisi ekonomi masih di bawah harapan.sertelah akhir kurtal III pertumbuhan Produk Domestik Bruto hanya mencapai 5,02 % dan proyeksi pertumbuhan tahun 2016 4,9 % sampai 5,1 % sementara negara-negara besar Asia rata-rata 6 % sampai 8 %.

Beberapa indikatior ekonomi menunjukkan ekonomi tidak tumbuh sesuai harapan;

(1) BEBERAPA INDIKATOR EKONOMI INDONESIA SAMPAI KUARTAL III:

A.Total belanja pemerintah (penenyerapan anggaran) Rp1,305,4 Trilyun (T) atau 62,7 % dari total anggran Rp. 2,082,9 T.

B. Sampai 27/10/16 Penerimaan Pajak baru mencapai Rp 825,3 T. atau 62,5 % dari Target Rp 1,318,9 T, minus 16,6 % tehadap target atau kekurangan Rp 219 T.

C. Utang luar negeri pemerintah selesai kuartal 3 bertambah US $ 235,3 milyar, hitungan dari tahun ke tahun (Year on Year) naik 7,8 %. Utang luat negeri naik dari kuartal II 2016. Utang itu umumnya untuk proyek-proyek berjangka panjang.

D. Kenaikan utang itu terjadi walau sampai Kuartal III 2016 konsumsi pemerintah merosot minus 2,9% dikarenakan antar lain kebijakan pemotongan anggaran.

(2) PENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

Sampai Kuartal III faktor-faktor utama yang mendorong perumbuhan ekonomi Indonesia adalah:

A.KONSUMSI TUMAH TANGGA (Household consunption) sebesar 55,32 % yang efeknya bersifat konsumtif, jangka pendek.

B. PEMBELIAN MODAL TETAP BRUTO (PMTB.) sebesar 31,98 % . PMTB adalah pengeluaran untuk pembelian barang modal (untuk produksi) atau yang pemakaiannya lebih dari satu tahun atau barang modal untuk infrastruktur (jalan, bandara, pelabuhan, waduk dsb).

C. EKSPOR DAN IMPOR. Tetapi untuk tahun 2016 sampai semester III keduanya tidak banyak bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi karena keduanya tumbuh negatif. Ekspor minus 6 % dan Impor minus 3,8 %.

KESIMPULAN: 

Pertumbuhan ekonomi Indonesa 2016 tidak akan memenuhi harapan pemerintah, hanya sekitar 4,9 % sampai 5,1 % (Di bawah India, Chima, Filipina, Vietnam, Myanmar yang tumbuh di atas 6 % sampai 8%) karena belanja modal pemerintah dan swata belum maksimal karena umumnya kelambatan dalam persiapan proyek (lambatnya kerja birokrasi), Kondisi ekonomi dunia yang masih lemah dan risiko politik serta ekonomi di Indonesia yang masih tinggi menjadi penghambat masuknya modal dari luar ke Indonesia.***



Ketika seorang pendeta membolehkan jamaah gerejanya memakan daging babi, maka tak boleh umat agama lainnya merasa tak sependapat dengan perkataan pendeta tersebut..Tak perduli walau bagi umat Islam, babi itu adalah binatang yang jorok, umat Islam tak punya hak menafsirkan soal halal-haram daging babi tersebut di hadapan umat Kristen..

Ketika, Prof JE Sahetapy mengatakan dalam satu khutbahnya sembari mengutip ayat Injil, bahwa seluruh jamaah gereja harus mendukung Ahok sampai menjadi presiden RI nanti, siapakah yang protes dan menuduh khutbah Pak Sahetapy itu penuh provokasi memecah belah dan dimotivasi oleh ambisi politik yang kotor?..Tak ada yang protes, karena itu hak Prof JE Sahetapy dan jamaah gerejanya..Mereka berhak yakin atas ajaran agamanya..Umat lain tak punya hak untuk menafsirkannya dengan pemahaman yang berbeda..



Pada sebuah Perda Pilkada di Papua dikatakan bahwa yang bisa menjadi gubernur di daerah itu adalah orang Papua asli, tak bisa orang lain, siapakah yang keberatan?..Tak ada yang keberatan, karena dianggap itu sebagai salah bentuk kearifan lokal di bidang politik..Begitu juga misalnya warga Kabupaten Tapanuli Utara pasti akan memilih pemimpinnya pada setiap Pilkada bukan hanya harus beragama Nasrani tapi juga harus dari suku Batak, tak ada satu pihak pun yang merasa keberatan..Saya berani bertaruh bahkan jika Provinsi Tapanuli terbentuk, lalu Ahok ikut pilkada disana, peluang menangnya sangat tipis sekali..Walau pun menurut survei LSI, warga Batak Kristen DKI lebih dari 95 persen mendukung penuh militan Ahok menjadi gubernur DKI..

Lalu mengapa ketika ulama bahkan politisi muslim mengajarkan soal Surat Al Maidah ayat 51 dituduh sebagai pemecah belah dan memiliki ambisi politik yang kotor..Siapapun yang menyitir ayat itu dianggap tak mampu bersaing secara fair di pilkada.. Dan yang paling fatal Ahok bersama sebagian pendukungnya yang non muslim bebas menafsirkan ayat suci Alquran tersebut seenaknya sendiri.. Sungguh, kalian sudah kelewat batas..

Konyolnya lagi, tuduhan Ahok soal ambisi politik yang kotor itu, dia sampaikan saat sosialisasi terkait program perikanan di Kep Seribu.. Pidato yang tak ada hubungannya sama sekali dengan tema kegiatan yang sedang berlangsung.. Bukankah sitiran dan tafsiran sesuka hati Al Maidah ayat 51 yang Ahok sampaikan itu juga demi memuluskan ambisi politiknya?

Pledoi (nota keberatan) yang Ahok bacakan sembari menangis sesunggukan itu semakin memperlihatkan dengan terang benderang, bahwa Ia sudah melewati pagar kehidupan beragama umat Islam..Ahok sudah terang benderang menista Islam dan umatnya di negeri ini.. Maka, kami ber-hak menuntut keadilan atasnya..

TANGKAP AHOK !!!

Oleh: Sugiat Santoso
(Ketua KNPI SUMUT)


loading...

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget