Pesan ancaman teror yang diterima oleh Netty Herawaty. Foto: Ist |
AMP - Netty Herawaty koordinator aksi demo terhadap Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Syarbaini mengaku diancam tembak oleh orang tak dikenal. Ancaman tersebut diterima olehnya melalui short message service (SMS).
"Sebelum diancam melalui SMS, saya sempat dihubungi melalui telepon genggam pada pukul 20.00 WIB. Namun tidak saya angkat," kata Netty kepada AJNN, Selasa (29/11) usai menggelar aksi demo di kantor DPRK Langsa.
Karena tidak mengangkat telepon tersebut, kata Netty, berselang beberapa menit orang tak dikenal itu mengirimkan SMS yang berbunyi sebagai berikut.
"sy buat ibu tak nyaman.sy tetap buru sampai kapan.sampai anak ibu jd sasarannya juga.ini bukan sekedar omongan.makanlah enak2 sm.ibu dalangnya pembrontak.sy jdkan paket sm pilkada ini.slm 3 peluru.ibu pikir aman atjeh ini.belum bagi pembrontak," demikian isi SMSnya
"Sebelum diancam melalui SMS, saya sempat dihubungi melalui telepon genggam pada pukul 20.00 WIB. Namun tidak saya angkat," kata Netty kepada AJNN, Selasa (29/11) usai menggelar aksi demo di kantor DPRK Langsa.
Karena tidak mengangkat telepon tersebut, kata Netty, berselang beberapa menit orang tak dikenal itu mengirimkan SMS yang berbunyi sebagai berikut.
"sy buat ibu tak nyaman.sy tetap buru sampai kapan.sampai anak ibu jd sasarannya juga.ini bukan sekedar omongan.makanlah enak2 sm.ibu dalangnya pembrontak.sy jdkan paket sm pilkada ini.slm 3 peluru.ibu pikir aman atjeh ini.belum bagi pembrontak," demikian isi SMSnya
Netty menjelaskan, pesan berbunyi ancaman tersebut dikirim oleh nomor 0813-7094-4668.(AJNN.net)
loading...
Post a Comment